Jumat, 15 Mei 2026

Ant Group Bantah Rencana IPO, Fokus di Bisnis Setelah Jack Ma Turun

Penulis : Grace El Dora
9 Jan 2023 | 12:23 WIB
BAGIKAN
Logo Ant Group di kantor pusat Ant Group, afiliasi Alibaba di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 29 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Aly Song)
Logo Ant Group di kantor pusat Ant Group, afiliasi Alibaba di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 29 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Aly Song)

SHANGHAI, investor.id – Raksasa teknologi keuangan (fintech) Ant Group Tiongkok membantah rencana untuk memulai penawaran umum perdana (IPO). Perusahaan kini fokus untuk mengoptimalkan bisnis setelah pendirinya Jack Ma menyerahkan kendali perusahaan.

“Ant Group fokus pada perbaikan dan optimalisasi bisnisnya dan tidak memiliki rencana untuk IPO,” kata juru bicara perusahaan, dilansir dari Reuters Senin (9/1).

Sebelumnya, perwakilan Ant Group mengatakan pendirinya Jack Ma tidak lagi mengendalikan perusahaan. Serangkaian penyesuaian kepemilikan saham membuat Ma menyerahkan sebagian besar hak suaranya.

ADVERTISEMENT

Penyerahan kendali dari Ma dilakukan saat Ant hampir menyelesaikan restrukturisasi yang didorong oleh peraturan ketat pemerintah Tiongkok selama dua tahun terakhir. Otoritas negara tersebut siap untuk mengenakan denda pada perusahaan tersebut hingga lebih dari US$ 1 miliar, menurut laporan Reuters pada November 2022.

Pasar saham A domestik Tiongkok mengharuskan perusahaan menunggu tiga tahun setelah perubahan kendali untuk bisa listing. Penantiannya adalah dua tahun di pasar STAR gaya Nasdaq Shanghai dan satu tahun di Hong Kong.

IPO Ant senilai US$ 37 miliar, yang akan menjadi yang terbesar di dunia, dibatalkan pada menit terakhir November 2020. Pembatalan itu menyebabkan restrukturisasi paksa perusahaan teknologi keuangan tersebut ditambah spekulasi miliarder Tiongkok yang adalah pendiri group tersebut harus menyerahkan kendali.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia