Kanselir Scholz: Jerman Tidak Akan Resesi pada 2023
BERLIN, investor.id – Jerman akan menghindari resesi yang menyakitkan tahun ini, kata Kanselir Olaf Scholz. Ia memprediksi negara dengan ekonomi terbesar Eropa itu akan mengatasi kenaikan harga energi setelah serangan Rusia ke Ukraina.
“Saya sangat yakin ini tidak akan terjadi,” katanya dalam wawancara dengan media Bloomberg, dilansir Kamis (19/1). “Kita tidak akan mengalami resesi (pada 2023),” tuturnya.
Dalam perkiraan terbaru yang dibuat pada Oktober 2022, pemerintah Jerman memperkirakan ekonomi akan menyusut sebesar 0,4% pada 2023.
Prediksi tersebut muncul setelah pemerintah Rusia membatasi pasokan gas ke Jerman, menyebabkan harga energi melonjak serta menumpuk tekanan pada bisnis dan konsumen.
Tetapi upaya untuk mencari pasokan bahan bakar alternatif dan musim dingin Eropa yang relatif ringan telah mengurangi tekanan pada Jerman.
Pada Desember 2022, Scholz memutuskan pemotongan pita di terminal LNG pertama Jerman untuk impor gas melalui laut, yang dibangun dalam hitungan bulan.
“Saya pikir tidak ada yang benar-benar berharap kami akan dengan mudah selamat dari situasi di mana akan ada penghentian total pasokan gas Rusia ke Jerman,” kata Scholz.
Namun para pejabat di Berlin telah menunjukkan bahwa mereka mampu bereaksi terhadap situasi yang sangat sulit, kata Scholz. Ia menambahkan bahwa usahanya telah berhasil.
Pertumbuhan Jerman melambat menjadi 1,9% pada 2022, menyusul serangan Rusia ke Ukraina. Pada 2021, kekuatan ekonomi itu mencatat pertumbuhan 2,6%.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

