Jumat, 15 Mei 2026

Davos 2023: Jerman Scholz Optimis Energi, Peringatkan Soal Deglobalisasi

Penulis : Grace El Dora
19 Jan 2023 | 19:15 WIB
BAGIKAN
Kanselir Jerman Olaf Scholz berpidato di Forum Ekonomi Dunia (WEF), di samping pendiri dan Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia (WEF) Klaus Schwab di Davos, Swiss pada 18 Januari 2023. (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann)
Kanselir Jerman Olaf Scholz berpidato di Forum Ekonomi Dunia (WEF), di samping pendiri dan Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia (WEF) Klaus Schwab di Davos, Swiss pada 18 Januari 2023. (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann)

BERLIN, investor.id – Kanselir Olaf Scholz mengatakan pasokan energi Jerman untuk musim dingin tahun ini aman. Ia menambahkan kemampuan ekonomi terbesar Eropa untuk dengan cepat melepaskan diri dari gas Rusia telah menunjukkan betapa fleksibel dan cepatnya hal itu.

Dalam pidato optimis pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Scholz menyoroti upaya untuk mengatasi krisis energi akibat serangan Rusia ke Ukraina, termasuk pembuatan terminal gas alam cair dengan cepat.

Terminal-terminal ini akan membantu menggantikan pipa gas Rusia yang dulunya merupakan setengah dari impor gas Jerman. Kritikus mengatakan Jerman mungkin tidak menghadapi krisis energi besar jika mengambil langkah-langkah seperti itu, untuk mendiversifikasi pasokan sebelum perang.

ADVERTISEMENT

“Ini menunjukkan Jerman bisa fleksibel, kami bisa tidak birokratis, dan kami bisa cepat,” kata Scholz, dilansir Kamis (19/1).

Kanselir itu menyoroti bagaimana krisis telah mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau, misalnya terminal LNG, pada akhirnya dapat digunakan untuk hidrogen.

Scholz mengatakan dirinya menyadari sumber gas tambahan perlu ditemukan untuk memastikan permintaan Eropa yang lebih besar untuk LNG tidak menaikkan harga dan karena itu kelangkaan untuk negara-negara miskin, tanpa menjelaskan bagaimana melakukannya atau apakah Jerman bersedia berinvestasi dalam proyek gas baru.

“Tentu saja, kita harus menghindari lockdown baru, ketergantungan jalur baru dengan segala cara,” katanya. Ia menambahkan hal ini dapat dilakukan dengan membuat proyek baru yang siap hidrogen sejak awal dan dengan memperluas energi terbarukan secara paralel.

Adapun Jerman kompetitif sebelum perang Ukraina ketika harga energi sudah relatif tinggi, karena model bisnisnya terutama didasarkan pada produk industri intensif penelitian dan teknologi yang sangat terspesialisasi, bukan produksi massal intensif energi, katanya. Dengan demikian, negara itu bisa tetap kompetitif.

Namun Scholz memperingatkan terhadap bahaya deglobalisasi yang tergantung seperti “pedang Damocles” di dunia. Ketegangan geopolitik baru telah menyebabkan gangguan dalam perdagangan yang sangat sulit bagi ekonomi yang digerakkan oleh ekspor seperti Jerman.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 51 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia