Jumat, 15 Mei 2026

Rusia Luncurkan Robot Tempur Lawan Tank Abrams dan Leopard

Penulis : Grace El Dora
27 Jan 2023 | 10:00 WIB
BAGIKAN
Kombinasi file foto yang dibuat pada 25 Januari 2023 ini menunjukkan (KIRI ATAS/ KANAN BAWAH): Tank Challenger Inggris dari brigade lapis baja kerajaan keempat memegang posisi dekat bandara Skopje pada 27 Maret 1999. Tank Leclerc Prancis dari Tank ke-501 Resimen yang berbasis di Mourmelon-le-Grand, mengambil bagian dalam latihan di lapangan tembak di Suippes, Prancis timur laut, pada 6 Desember 2018. Tank Leopard Jerman Polandia bermanuver saat pasukan dari Polandia, Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Swedia ambil bagian dalam latihan militer DEFENDER-Eropa 22 di Nowogard, Polandia pada 19 Mei 2022. Tank Abrams AS dipandu ke posisinya saat pasukan dari Polandia, AS, Prancis, dan Swedia mengambil bagian dalam latihan militer DEFENDER-Eropa 22 di Nowogrod, Polandia pada 19 Mei 2022. (Foto: FRANCOIS NASCIMBENI, Eric Feferberg, Wojtek RADWANSKI / AFP)
Kombinasi file foto yang dibuat pada 25 Januari 2023 ini menunjukkan (KIRI ATAS/ KANAN BAWAH): Tank Challenger Inggris dari brigade lapis baja kerajaan keempat memegang posisi dekat bandara Skopje pada 27 Maret 1999. Tank Leclerc Prancis dari Tank ke-501 Resimen yang berbasis di Mourmelon-le-Grand, mengambil bagian dalam latihan di lapangan tembak di Suippes, Prancis timur laut, pada 6 Desember 2018. Tank Leopard Jerman Polandia bermanuver saat pasukan dari Polandia, Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Swedia ambil bagian dalam latihan militer DEFENDER-Eropa 22 di Nowogard, Polandia pada 19 Mei 2022. Tank Abrams AS dipandu ke posisinya saat pasukan dari Polandia, AS, Prancis, dan Swedia mengambil bagian dalam latihan militer DEFENDER-Eropa 22 di Nowogrod, Polandia pada 19 Mei 2022. (Foto: FRANCOIS NASCIMBENI, Eric Feferberg, Wojtek RADWANSKI / AFP)

MOSKOW, investor.id – Pemerintah Rusia meluncurkan robot penghancur tank Abrams dan Leopard 2 sebagai respons terhadap keputusan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa yang akan mengirimkan tank Abrams dan Leopard 2 ke Ukraina.

Mantan direktur jenderal (dirjen) badan antariksa federal Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, menuturkan bahwa robot yang diberi nama Marker buatan Rusia itu mampu memukul tank Abrams buatan AS dan tank Leopard buatan Jerman.

Rogozin menjelaskan Marker mempunyai katalog target dalam bentuk spektrum cahaya tampak dan inframerah. Menurut penjelasan yang dilansir dari Antara, sistem tersebut akan membantu Marker untuk mendeteksi secara otomatis perangkat keras militer musuh.

ADVERTISEMENT

“Misalnya, sesaat setelah pengiriman tank Abrams dan Leopard ke pasukan Ukraina dimulai, Marker akan dilengkapi dengan gambar elektronik yang sesuai untuk mendeteksi dan menghancurkan tank AS dan Jerman dengan peluru kendali anti tank,” kata Rogozin kepada Sputnik, Jumat (27/1).

Marker, menurut dia, juga bisa memprioritaskan target musuh saat berada di garis terdepan.

Mantan kepala Roscosmos itu mengatakan sebanyak empat unit robot Marker akan dikirimkan ke wilayah Donbass pada Februari 2023. Dia berharap Marker bisa segera beroperasi setelah melalui serangkaian uji coba.

Pernyataan Rogozin muncul setelah Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan keputusan pemerintah Jerman untuk mengirimkan 14 unit tank Leopard 2 ke Ukraina, yang diikuti pengumuman Presiden AS Joe Biden yang menyatakan pemerintah AS juga bakal mengirimkan 31 unit tank Abrams ke Kiev, ibu kota Ukraina.

Kedutaan Besar Rusia di Jerman memperingatkan keputusan (Jerman) yang berbahaya itu dapat mendorong konflik di Ukraina ke tingkat kebuntuan baru.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, juga menyatakan bahwa keputusan pemerintah AS dan negara-negara Barat itu telah menunjukkan keterlibatan langsung mereka dalam konflik di Ukraina.

Adapun pemerintah Rusia telah berulang kali memperingatkan AS dan para sekutunya bahwa pengiriman bantuan militer ke Ukraina akan memperpanjang konflik di Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan negara-negara anggota aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sedang “bermain api” dengan memasok senjata ke Ukraina dan setiap arak-arakan militer ke Ukraina akan menjadi target sasaran bagi Rusia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia