Saham-Saham Inggris dan Prancis Ditutup Menguat, Jerman di Wilayah Negatif
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris dan Prancis ditutup menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat (3/2/2023). Sedangkan saham-saham Jerman ditutup di wilayah negatif.
Saham-saham Inggris memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 81,64 poin (1,04%) menjadi menetap di 7.901,80 poin.
Indeks FTSE 100 menguat 59,05 poin (0,76%) menjadi 7.820,16 poin pada Kamis (2/2/2023). Setelah terpangkas 10,59 poin (0,14%) menjadi 7.761,11 poin pada Rabu (1/2/2023). Merosot 13,17 poin (0,17%) menjadi 7.771,70 poin pada Selasa (31/1/2023).
B&M European Value Retail SA, perusahaan operator peritel diskon barang dagangan umum yang menjual produk mulai elektronik hingga barang-barang rumah tangga melonjak 3,44%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Hal serupa juga terjadi pada saham-saham Prancis yang berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (3/2/2023). Mencatat keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 67,67 poin (0,94%) menjadi menetap di 7.233,94 poin.
Indeks CAC 40 terangkat 89,16 poin (1,26%) menjadi 7.166,27 poin pada Kamis (2/2/2023). Setelah menyusut 5,31 poin (0,07%) menjadi 7.077,11 poin pada Rabu (1/2/2023). Naik 0,41 poin (0,01%) menjadi 7.082,42 poin pada Selasa (31/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 25 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 14 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Publicis Groupe SA, sebuah perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Prancis melambung 5,99%, menjadi top gainer dari saham blue chips.
Sementara itu, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat (3/2/2023). Menghentikan reli selama tiga hari berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt merosot 32,76 poin (0,21%) menjadi menetap di 15.476,43 poin.
Indeks DAX 40 melonjak 328,45 poin (2,16%) menjadi 15.509,19 poin pada Kamis (2/2/2023). Setelah bertambah 52,47 poin (0,35%) menjadi 15.180,74 poin pada Rabu (1/2/2023). Naik 2,19 poin (0,01 %) menjadi 15.128,27 poin pada Selasa (31/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 17 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 23 empat saham lainnya mengalami kerugian.
Porsche AG, sebuah perusahaan industri otomotif Jerman yang menawarkan mobil sport, SUV, dan kendaraan bermotor lainnya mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,13 %.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




