Ukraina Laporkan Serangan Besar-Besaran Rusia
KYIV, investor.id – Pemerintah Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan serangan rudal dan drone “besar-besaran” pada Jumat (10/2). Serangan ini diluncurkan hanya sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi beberapa negara Eropa untuk bantuan senjata jarak jauh.
“(Pada Jumat pagi) musuh menyerang kota-kota dan fasilitas infrastruktur kritis,” kata angkatan udara Ukraina, Jumat. Pihaknya menambahkan tujuh drone “kamikaze” buatan Iran diluncurkan dari Laut Azov dan enam rudal jelajah Kalibr dari Laut Hitam.
Angkatan udara mengatakan telah menembak jatuh lima pesawat tak berawak (drone) dan lima rudal Kalibr.
Baca Juga:
Minyak Tertekan Kenaikan Produksi RusiaRusia juga melakukan serangan “besar-besaran” dengan “hingga 35 peluru kendali anti pesawat” yang menargetkan wilayah Kharkiv di timur dan wilayah Zaporizhzhia selatan, katanya.
Di Kharkiv fasilitas penting dan infrastruktur menjadi sasaran yang mengakibatkan kebakaran namun dipadamkan dengan cepat, kata Gubernur Kharkiv Oleg Sinegubov.
Dia mengatakan tidak ada yang terluka, tetapi listrik mati di beberapa bagian kota.
“Infrastruktur energi dan industri” mengalami kerusakan di Zaporizhzhia dan membuat sebagian kota tanpa listrik, kata pejabat Anatoly Kurtev.
Kurtev mengatakan 17 serangan dicatat selama satu jam, menjadi jumlah terbesar sejak Rusia menyerang hampir satu tahun lalu.
Baca Juga:
Menlu Rusia di Irak untuk Bahas EnergiOperator energi Ukraina Ukrenergo, mengatakan beberapa fasilitas bertegangan tinggi terkena dampak di wilayah timur, barat, dan selatan Ukraina. Kerusakan ini menyebabkan pemadaman listrik di beberapa daerah.
Pihak Rusia juga menargetkan pembangkit listrik dan fasilitas sistem transmisi, kata Ukrenergo. Ia menambahkan pemadaman listrik darurat telah diberlakukan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





