Jumat, 15 Mei 2026

Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Ditutup Turun, Dilanda Aksi Ambil Untung

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Bursa Saham Frankfurt, Jerman. (FOTO: Reuters)
Bursa Saham Frankfurt, Jerman. (FOTO: Reuters)

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis ditutup turun pada perdagangan Jumat waktu setempat (17/2/2023). Penurunan tersebut terjadi karena dilanda aksi ambil untung.  

Saham-saham Inggris berbalik arah setelah mencatat untung empat hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 8,17 poin (0,10%) menjadi menetap di 8.004,36 poin.

Indeks FTSE 100 terangkat 14,70 poin (0,18%) menjadi 8.012,53 poin pada Kamis (16/2/2023). Setelah 43,98 poin (0,55%) menjadi 7.997,83 poin pada Rabu (15/2/2023). Terkerek 6,25 poin (0,08%) menjadi 7.953,85 poin pada Selasa (14/2/2023).

ADVERTISEMENT

Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Sedangkan saham-saham Jerman menghentikan kenaikan dua sesi berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 51,64 poin (0,33%) menjadi menetap di 15.482,00 poin.

Indeks DAX 40 menguat 27,30 poin (0,18%) menjadi 15.533,64 poin pada Kamis (16/2/2023). Setelah terangkat 125,78 poin (0,82%) menjadi 15.506,34 poin pada Rabu (15/2/2023). Tergerus 16,78 poin (0,11%) menjadi 15.380,56 poin pada Selasa (14/2/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 20 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 19 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Allianz SE, perusahaan jasa keuangan multinasional Eropa dengan bisnis inti asuransi dan manajemen aset menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya tergelincir 1,85%.

Sementara itu, saham-saham Prancis menghentikan reli selama empat hari berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 18,44 poin (0,25%) menjadi menetap di 7.347,72 poin.

Indeks CAC 40 terkerek 65,30 poin (0,89%) menjadi 7.366,16 poin pada Kamis (16/2/2023). Setelah bertambah 87,05 poin (1,21%) menjadi 7.300,86 poin pada Rabu (15/2/2023). Naik 5,22 poin (0,07%) menjadi 7.213,81 poin pada Selasa (14/2/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 20 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 20 saham lainnya menderita kerugian.

Renault SA, perusahaan industri otomotif yang mendesain, memproduksi, memasarkan, dan memperbaiki mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 3,11%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia