Jumat, 15 Mei 2026

Bank Sentral Rusia Sebut Pelemahan Rubel Bikin Inflasi Melonjak

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2023 | 08:30 WIB
BAGIKAN
Bank sentral Rusia mengatakan pada Jumat (17/2/2023) bahwa tekanan inflasi di seluruh ekonomi tetap kuat selama dua minggu pertama Februari.
Bank sentral Rusia mengatakan pada Jumat (17/2/2023) bahwa tekanan inflasi di seluruh ekonomi tetap kuat selama dua minggu pertama Februari.

MOSKOW, investor.id - Bank sentral Rusia mengatakan pada Jumat (17/2/2023) bahwa tekanan inflasi di seluruh ekonomi tetap kuat selama dua minggu pertama Februari. Pelemahan rubel sebagai faktor utamanya.

Rusia mencatat inflasi sebesar 11,8% secara tahunan pada Januari, hampir tiga kali lipat dari target resmi bank sentral sebesar 4%. Bank mengisyaratkan minggu lalu sedang bersiap untuk menaikkan suku bunga dasar untuk mendinginkan inflasi.

"Data operasional untuk dua minggu pertama Februari menunjukkan kecenderungan peningkatan tekanan harga terus berlanjut," kata bank tersebut dalam sebuah laporan, Jumat waktu setempat (17/2/2023).

ADVERTISEMENT

Harga-harga di seluruh Rusia sangat fluktuatif pada tahun sejak Rusia menginvasi Ukraina - dengan periode inflasi yang cepat menyusul pengenaan sanksi Barat diikuti oleh deflasi selama berbulan-bulan karena kontrol modal mendorong rubel lebih tinggi.

Tetapi penurunan pendapatan dari penjualan minyak dan gas yang penting kembali memukul mata uang Rusia tahun ini. Rubel telah jatuh 16% sejak awal Desember, ketika embargo Uni Eropa dan batasan harga negara G7 pada penjualan minyak mentah Rusia mulai berlaku.

"Nilai tukar telah mempengaruhi (harga) produk yang paling bergantung pada impor pada Januari, dan jika rubel tetap pada level saat ini, ini akan terus memiliki efek pro-inflasi dalam beberapa bulan mendatang," kata analis bank tersebut dalam laporan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia