Menkeu AS: Sanksi Memiliki Efek Signifikan pada Ekonomi Rusia
BANGALORE, investor.id – Sanksi yang dikenakan pada Rusia memiliki dampak yang sangat signifikan, kata Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. Ia menyebut serangan Rusia ke Ukraina sebagai kegagalan strategis oleh Presiden AS Vladimir Putin, kata dia.
“Menurut saya, sanksi kami sejauh ini memiliki efek negatif yang sangat signifikan terhadap Rusia. Sementara dengan beberapa tindakan, ekonomi Rusia telah bertahan lebih baik dari perkiraan semula, Rusia sekarang mengalami defisit anggaran yang signifikan,” papar Yellen, menjelang pertemuan Kelompok G20 di India, Kamis (23/2).
“Sangat sulit karena sanksi kami dan kontrol ekspor kami untuk mendapatkan bahan yang dibutuhkan untuk mengisi amunisi dan, misalnya, memperbaiki 9.000 tank yang telah hancur karena perang,” kata Yellen di Bengaluru.
“Kami melihat hal itu telah menyebabkan eksodus beberapa ilmuwan dan pengusaha paling berkualitas dalam ekonomi Rusia, dan eksodus investasi asing. Rusia kehabisan kepemilikannya dalam dana kekayaan kedaulatannya jadi ... batas harga yang kami telah menggunakan minyak Rusia jelas secara substansial mengurangi pendapatan Rusia,” imbuhnya.
Yellen menambahkan Presiden Putin berpikir masih akan meraih kemenangan dengan biaya minimal, menurut direktur CIA William Burns. Satu tahun kemudian, menurut Yellen, perang Putin telah menjadi kegagalan strategis bagi Kremlin.
Menkeu tersebut juga mengatakan ekonomi global berada di tempat yang lebih baik dari yang diperkirakan beberapa bulan lalu, setelah pandemi Covid-19 dan serangan Rusia.
Komentarnya muncul menjelang pertemuan para menteri keuangan G20 di India.
“Pada musim gugur, banyak yang khawatir tentang perlambatan ekonomi yang tajam di seluruh dunia. Tantangan yang kita hadapi nyata dan masa depan selalu tidak pasti tetapi prospeknya membaik,” kata Yellen.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





