Kamis, 14 Mei 2026

PM Ukraina: Rekonsiliasi dengan Rusia Tak Akan Terjadi dalam Seabad

Penulis : Grace El Dora
27 Feb 2023 | 20:17 WIB
BAGIKAN
Foto dokumen menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kanan). (Foto: Xinhua)
Foto dokumen menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kanan). (Foto: Xinhua)

ISTANBUL, investor.id – Perdana Menteri (PM) Ukraina Denys Shmyhal mengatakan rekonsiliasi antara Rusia dan Ukraina tidak mungkin terjadi dalam satu abad mendatang.

“Rekonsiliasi, kerja sama, tidak. Tidak dalam seratus tahun mendatang. Rusia pertama-tama harus berubah melalui demokratisasi, demiliterisasi, dan denuklirisasi,” kata Shmyhal dalam sebuah wawancara dengan surat kabar mingguan Jerman Focus, dilansir Senin (27/2).

Ketika ditanya tentang bagaimana Rusia harus dilucuti, Shmyhal menyebutkan tentang sanksi lanjutan, penolakan untuk bekerja sama dengan Rusia, penyitaan aset Rusia, dan bantuan militer lebih lanjut ke Ukraina.

ADVERTISEMENT

Shmyhal juga mengatakan pembekuan konflik antara Rusia dan Ukraina untuk menghentikan pertumpahan darah lebih lanjut tidak dapat diterima oleh Ukraina, karena tanpa disadari hanya akan menguntungkan Rusia dan menyebabkan perang besar lainnya.

Dia pun membantah kemungkinan Ukraina menyerahkan salah satu wilayahnya ke Rusia.

“Masyarakat tidak akan mengizinkan ini. Ribuan orang terbaik kami mati bukan untuk kami berkompromi dengan teroris berdarah dan agresor yang memeras seluruh dunia,” tegas Shmyhal.

“Satu-satunya kompromi adalah penarikan penuh pasukan Rusia dari Ukraina dalam batas 1991. Rusia harus berhenti menembak, menghentikan agresi, dan meninggalkan wilayah kami. Saya percaya mengubah perbatasan akan menjadi kompromi yang tidak dapat diterima untuk Eropa juga,” tutur dia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia