PBB: Populasi India di Ambang Menyalip Tiongkok
WASHINGTON, investor.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan populasi India akan menjadi 1,4286 miliar pada pertengahan 2023, di atas 1,4257 miliar yang terlihat untuk populasi Tiongkok daratan.
Angka-angka tersebut sekarang tercermin dalam Dasbor Populasi Dunia PBB yang diperbarui baru-baru ini.
Menyalip telah diprediksi secara luas karena pertumbuhan populasi China melambat, dengan jumlah orang tahun lalu turun untuk pertama kalinya sejak awal 1960-an.
PBB sebelumnya memperkirakan populasi Tiongkok akan menurun menjadi 1,313 miliar pada 2050 dan turun di bawah 800 juta pada 2100.
Para ahli mengatakan kebijakan satu anak yang sudah berlangsung lama di negara itu, yang direvisi menjadi dua anak pada 2016 dan tiga anak pada 2021, berkontribusi terhadap penurunan tersebut.
Angka PBB mengecualikan “wilayah administrasi khusus” Hong Kong, yang diperkirakan mencapai 7,5 juta dan Makau sebesar 0,7 juta.
Pertumbuhan populasi India rata-rata 1,2% sejak 2011, turun dari 1,7% pada dekade sebelumnya, menurut data pemerintah yang dikutip oleh Reuters.
Angka PBB menunjukkan 26% dari populasi berusia 10-24, dibandingkan 18% di Tiongkok.
Data sensus India yang paling baru diterbitkan adalah dari 2011.
Pada laporan State of World Population 2023 yang diterbitkan pada 19 April 2023, United Nations Population Fund menangani populasi dunia yang melebihi 8 miliar orang pada November 2022. Laporan itu memperingatkan agar tidak menghapus hak asasi manusia (HAM) dan otonomi dalam diskusi tentang apakah pertumbuhan populasi menjadi perhatian.
“Reproduksi manusia bukanlah masalah atau solusi (untuk tantangan). Misalnya tantangan perubahan iklim, pandemi, konflik, pengungsian massal, dan ketidakpastian ekonomi, kata Direktur Eksekutif badan itu Natalia Kanem.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

