Jumat, 15 Mei 2026

Hyundai Rampungkan JV Pabrik Baterai EV US$ 5 Miliar di AS

Penulis : Grace El Dora
26 Apr 2023 | 17:59 WIB
BAGIKAN
Logo Hyundai Motor Company terlihat di New York International Auto Show di Manhattan, New York City, AS pada 13 April 2022. (FOTO: REUTERS/Andrew Kelly)
Logo Hyundai Motor Company terlihat di New York International Auto Show di Manhattan, New York City, AS pada 13 April 2022. (FOTO: REUTERS/Andrew Kelly)

SEOUL, investor.id – Hyundai Motor Co. Korea Selatan (Korsel) menyelesaikan usaha patungan (JV) pabrik baterai kendaraan listrik (EV) senilai US$ 5 miliar di Amerika Serikat (AS). Ini akan meningkatkan upaya elektrifikasi perusahaan di pasar terbesarnya itu.

Hyundai juga melaporkan laba bersih kuartal I-2023 meningkat lebih dari dua kali lipat, melebihi ekspektasi.

Sahamnya naik sebanyak 5% ke level tertinggi dalam tujuh bulan setelah pengumuman itu. Produsen mobil tersebut juga memulai langkah-langkah untuk meningkatkan return pemegang saham.

ADVERTISEMENT

Hyundai dan mitra SK On, unit baterai SK Innovation Co. Ltd., akan mendirikan pabrik pembuatan baterai baru di negara bagian Georgia, kata perusahaan tersebut. Kedua pihak meresmikan perjanjian sementara sebelumnya.

Langkah ini mengikuti persyaratan sumber AS yang baru untuk komponen baterai EV dan mineral penting, agar pembeli mobil memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit hingga US$ 7.500 di bawah Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) pemerintahan Biden. Mobil yang dibuat oleh Hyundai dan anak perusahaan Kia Corp. saat ini tidak memenuhi syarat untuk kredit pajak.

Pengumuman itu dibuat saat Presiden Korsel Yoon Suk Yeol berada di Washington untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden dalam kunjungan kenegaraan pertama ke AS oleh seorang pemimpin Korsel dalam 12 tahun.

Menemani Yoon dalam perjalanan itu adalah para eksekutif puncak dari beberapa perusahaan terbesar Korsel, termasuk Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Euisun Chung.

Saingan General Motors Co. dan Samsung SDI mengatakan mereka akan menginvestasikan lebih dari US$ 3 miliar untuk membangun pabrik manufaktur baterai EV usaha patungan di Amerika.

Pabrik Hyundai dengan SK On Georgia diharapkan mulai memproduksi sel baterai pada paruh kedua 2025 dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 35 GWh, cukup untuk mendukung produksi 300.000 EV.

Hyundai, yang membuat kendaraan sport Tucson (SUV) dan sedan Elantra, melaporkan laba bersih 3,3 triliun won (US$ 2,47 miliar) untuk periode Januari-Maret versus laba 1,6 triliun won setahun sebelumnya. Peningkatan output kendaraan karena kekurangan chip global mereda dan permintaan untuk SUV bermargin tinggi tetap kuat.

Itu dibandingkan dengan Refinitiv SmartEstimate untuk laba kuartal I-2023 sebesar 2,3 triliun won dari 16 analis.

“Di atas permintaan mobil yang kuat, biaya bahan baku terus stabil dan turun sejak akhir tahun lalu, membantu Hyundai mencapai profitabilitas yang lebih baik,” kata analis di Eugene Investment & Securities Lee Jae-il.

Mobil Hyundai dan Kia bersaing di AS, berdasarkan harga dan nilai tukar yang menguntungkan, tambahnya.

Seo Gang Hyun, kepala divisi perencanaan dan keuangan Hyundai, mengatakan SUV bertenaga konvensional dan mobil Genesis mewah masih menyumbang sebagian besar penjualan perusahaan di AS.

“Jadi saya akan mengatakan dampak Undang-Undang Pengurangan Inflasi tidak akan sebesar yang Anda khawatirkan,” katanya kepada analis tentang pembahasan laporan keuangan, setelah ditanyai tentang masalah tersebut.

Hyundai dan Kia juga menyampaikan rencana untuk menginvestasikan 1,05 triliun won gabungan untuk mengakuisisi lebih banyak saham di perusahaan mobilitas otonom 42dot Inc. Untuk mempertahankan kendali dan meningkatkan daya saing operasionalnya.

(US$ 1 = 1.336,2400 won)

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia