Jumat, 15 Mei 2026

Meski Ekonomi Melambat, Pasar Tenaga Kerja AS Kuat pada April

Penulis : Indah Handayani
6 Mei 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Kantor Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) New York, Amerika Serikat (AS). ( Foto: John Minchillo / AP Photo )
Kantor Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) New York, Amerika Serikat (AS). ( Foto: John Minchillo / AP Photo )

WASHINGTON, investor.id – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) melaporkan pada Jumat (5/5/2023), pasar tenaga kerja tetap kuat pada April 2023. Bahkan mengalahkan ekspektasi meskipun terjadi gejolak bank dan ekonomi melambat.  

Dikutip dari CNBC internasional, nonfarm payrolls tercatat meningkat 253 ribu pada April, mengalahkan estimasi Wall Street untuk pertumbuhan 180 ribu. 

Tingkat aktivasi adalah 3,4% terhadap perkiraan 3,6% dan berada pada level terendah sejak 1969. Angka yang lebih luas mencakup discouraged worker dan pekerja paruh waktu karena alasan ekonomi turun tipis menjadi 6,6%.

ADVERTISEMENT

Penghasilan terbesar per jam rata-rata, barometer inflasi utama, naik 0,5% untuk bulan itu, lebih dari perkiraan 0,3% dan kenaikan bulanan dalam setahun. Secara tahunan, upah meningkat 4,4%, lebih tinggi dari ekspektasi untuk kenaikan 4,2%.

Kedua angka tersebut meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve dapat memutuskan untuk menaikkan suku bunga lagi pada Juni mendatang, meskipun pasar hanya memperkirakan kemungkinan kecil setelah laporan pekerjaan.

"Sangat menggembirakan melihat laporan pekerjaan yang kuat di tengah kekhawatiran resesi, ketidakstabilan di sektor perbankan dan PHK yang sedang berlangsung. Kami berharap kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan dan tanda-tanda pengurangan inflasi akan mengurangi volatilitas pasar dalam beberapa bulan mendatang,” kata Steve Rick, kepala ekonom di CUNA Mutual Group.

Sektor layanan profesional dan bisnis memimpin kenaikan level tenaga kerja. Dengan mencatatkan peningkatan sebesar 43 ribu. Diikuti sektor perawatan kesehatan (40 ribu), rekreasi dan perhotelan (31 ribu), dan bantuan sosial (25 ribu).

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 43 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 47 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia