Jumat, 15 Mei 2026

Pembicaraan Plafon Utang AS Dilanjutkan Setelah Sempat Terhenti

Penulis : Indah Handayani
20 Mei 2023 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Suasana Gedung Kongres (Capitol) Amerika Serikat (AS) ( Foto:  Alex Wong / Getty Images / AFP )
Suasana Gedung Kongres (Capitol) Amerika Serikat (AS) ( Foto: Alex Wong / Getty Images / AFP )

WASHINGTON, investor.id — Pembicaraan peningkatan plafon utang Amerika Serikat (AS) dilanjutkan di Capitol pada Jumat malam waktu setempat (19/5/2023). Beberapa jam setelah sempat dihentikan pada siang hari ketika negosiator Partai Republik walk out dari ruangan dan menyalahkan Gedung Putih karena menunda diskusi.

"Kami akan kembali ke ruangan malam ini," kata Ketua DPR AS Kevin McCarthy dikutip dari CNBC internasional, beberapa saat sebelum negosiator terlihat kembali ke ruangan tempat pembicaraan berlangsung.

“Tetapi sangat membuat frustrasi jika mereka ingin masuk ke ruangan dan berpikir kami akan menghabiskan lebih banyak uang tahun depan daripada yang kami lakukan tahun ini. Itu tidak benar. Dan itu tidak akan terjadi,” kata McCarthy.

ADVERTISEMENT

Salah satu poin terberat dalam pembicaraan adalah pertanyaan tentang batas pengeluaran, permintaan utama GOP tetapi garis merah untuk blok Demokrat yang signifikan.

Ketika Gedung Putih mendesak kenaikan batas utang yang akan mendorong tenggat waktu berikutnya melewati pemilihan presiden 2024, Partai Republik bersikeras pada batas pengeluaran untuk tahun depan yang melampaui pembekuan jumlah topline saat ini dan benar-benar menggulung pengeluaran pemerintah kembali ke tinggat pada 2022.  

“Mari kita kurangi pengeluaran, mari kita tarik kembali uang Covid yang belum kita keluarkan, persyaratan kerja, mari kita lakukan reformasi perizinan. Saya pikir kita mungkin bisa menemukan kesepakatan yang cukup bagus untuk bisa bergerak maju, ” kata McCarthy, memaparkan tuntutan GOP, selain batas pengeluaran.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia