Jumat, 15 Mei 2026

Hampir Setengah dari Perusahaan-perusahaan di Inggris Menunda Investasi

Penulis : Happy Amanda Amalia
22 Mei 2023 | 22:27 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt mengumumkan langkah-langkah pajak dan pengeluaran sebagai bagian dari rencana fiskal jangka menengah kepada anggota parlemen di House of Commons, London, Inggris pada 17 Oktober 2022. (FOTO: JESSICA TAYLOR / PARLEMEN Inggris / AFP)
Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt mengumumkan langkah-langkah pajak dan pengeluaran sebagai bagian dari rencana fiskal jangka menengah kepada anggota parlemen di House of Commons, London, Inggris pada 17 Oktober 2022. (FOTO: JESSICA TAYLOR / PARLEMEN Inggris / AFP)

LONDON, investor.id – Hampir setengah dari perusahaan-perusahaan Inggris berskala menengah berencana menunda rencana investasi karena kenaikan pajak perusahaan bulan lalu. Demikian temuan dari survei BDO terhadap 512 perusahaan antara 30 Maret dan 16 April, yang diterbitkan pada Senin (22/05/2023).

Menurut laporan, tarif utama pajak perusahaan di Inggris mengalami kenaikan menjadi 25% pada April, dari 19% pada tahun sebelumnya, di bawah pemberlakuan kebijakan yang diumumkan pada Maret 2021.

Rendahnya investasi bisnis, adalah salah satu alasan yang diberikan oleh para ekonom atas lemahnya pertumbuhan produktivitas dan standar hidup di Inggris selama satu dekade terakhir, dan perusahaan-perusahaan mengeluhkan bahwa tarif pajak yang lebih tinggi mengurangi insentif mereka untuk berinvestasi.

ADVERTISEMENT

Akuntan BDO mengatakan, sebanyak 46% bisnis yang disurvei dengan omset berkisar 10 juta dan 300 juta pound (US$ 12 juta - US$ 379 juta) melaporkan bahwa kenaikan pajak perusahaan akan menunda investasi. Sementara itu, 39% mengatakan bakal memperlambat perekrutan yang berdampak pada hilangnya lapangan pekerjaan.

Sebagai upaya untuk membatasi dampaknya terhadap investasi, Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris Jeremy Hunt telah mengatakan pada Maret bahwa bisnis akan dapat segera mengimbangi investasi di pabrik dan mesin dengan pajak. Kebijakan menkeu ini dikenal sebagai pengeluaran penuh.

“Kenaikan tarif pajak korporasi baru-baru ini akan mengurangi rencana investasi bisnis saat ini, meskipun reaksi positif terhadap rezim tunjangan modal pengeluaran penuh yang baru menunjukkan bahwa hal ini mungkin hanya merupakan dampak jangka pendek,” kata Paul Falvey dari BDO.

Sebagai informasi, beban pajak Inggris secara keseluruhan masih lebih rendah dibandingkan hampir semua negara Eropa lainnya, tetapi telah meningkat secara stabil dalam beberapa tahun terakhir – mencerminkan populasi yang menua dan pertumbuhan ekonomi yang lambat – dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai angka tertinggi, sejak Perang Dunia Kedua.

Dalam konferensi tahunan British Chambers of Commerce yang dilaksanakan minggu lalu, Hunt mengatakan kepada para pelaku bisnis bahwa ia ingin mengurangi pajak mereka. Hanya saja, Hunt tidak tahu apakah hal itu akan mungkin terjadi saat pemerintah dijadwalkan untuk menetapkan rencana anggaran menjelang akhir tahun.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia