Jumat, 15 Mei 2026

McCarthy Desak Republikan Dukung Kesepakatan Plafon Utang AS

Penulis : Indah Handayani
31 Mei 2023 | 04:45 WIB
BAGIKAN
Masyarakat berjalan melewati Gedung Kongres Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 16 Desember 2020. ( Foto: Andrew Caballero-Reynolds / AFP )
Masyarakat berjalan melewati Gedung Kongres Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 16 Desember 2020. ( Foto: Andrew Caballero-Reynolds / AFP )

WASHINGTON, imvestor.id - Ketua DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Kevin McCarthy pada Selasa (30/5/2023) mendesak Republikan untuk mendukung kesepakatan bipartisan kenaikan plafon utang US$31,4 triliun dan menghindari gagal bayar yang dahsyat, menjelang pemungutan suara prosedural. 

Dikutip dari Teuters, Komite Aturan DPR AS akan mempertimbangkan RUU setebal 99 halaman mulai pukul 3 sore waktu setempat (19.00 GMT) pada Selasa (30/5/2023), menjelang pemungutan suara di DPR yang dikuasai Republik dan Senat yang dikuasai Demokrat.

Presiden Demokrat Joe Biden dan Ketua DPR McCarthy memperkirakan bahwa mereka akan mendapatkan cukup suara untuk mengesahkannya menjadi undang-undang sebelum 5 Juni, ketika Departemen Keuangan AS mengatakan tidak akan memiliki cukup uang untuk menutupi kewajibannya.

ADVERTISEMENT

McCarthy menyebut RUU itu sebagai ‘kesepakatan paling konservatif yang pernah dibuat’.

McCarthy Desak Republikan Dukung Kesepakatan Plafon Utang AS
Ketua DPR AS Kevin McCarthy (Sumber: kevinmccarthy.house.gov)

Tidak semua kaukusnya setuju, McCarthy menghadapi tantangan langsung pada hari Selasa dari dua Republikan garis keras yang dia tambahkan ke Komite Aturan beranggotakan 13 orang pada bulan Januari sebagai syarat untuk memenangkan palu pembicara.

Keduanya, Chip Roy dan Ralph Norman, mengatakan mereka dapat memberikan suara menentangnya jika tidak diubah sesuai keinginan mereka.

Roy mengatakan Partai Republik di panel telah setuju bahwa mereka tidak akan memajukan undang-undang yang tidak mereka dukung, yang berpotensi merombak RUU tersebut sebelum ke tahap pemungutan suara penuh.

"Saat ini, itu tidak baik," kata Roy pada konferensi pers.

Selain keduanya, anggota kongres Thomas Massie juga telah mengisyaratkan pada Senin (29/5/2023) bahwa dia mungkin mendukung paket tersebut. Dukungannya akan memastikan bahwa RUU itu maju.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia