Jumat, 15 Mei 2026

McCarthy Desak Republikan Dukung Kesepakatan Plafon Utang AS

Penulis : Indah Handayani
31 Mei 2023 | 04:45 WIB
BAGIKAN
Masyarakat berjalan melewati Gedung Kongres Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 16 Desember 2020. ( Foto: Andrew Caballero-Reynolds / AFP )
Masyarakat berjalan melewati Gedung Kongres Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 16 Desember 2020. ( Foto: Andrew Caballero-Reynolds / AFP )

"Saya pikir penting untuk diingat bahwa tagihan batas utang itu sendiri tidak menghabiskan uang," tulisnya di Twitter. Kantornya menolak berkomentar lebih lanjut.

Empat Demokrat di panel biasanya memberikan suara menentang undang-undang yang didukung Partai Republik, tetapi tidak jelas apakah mereka akan menentang kesepakatan yang dibuat oleh Biden.

Jika lolos di komite Aturan DPR AS, maka RUU tersebut akan dilanjutkan ke tahap pemungutan suara oleh seluruh DPR pada hari Rabu (31/5/2023).

ADVERTISEMENT

Hakeem Jeffries dari Partai Demokrat DPR mengatakan kaukusnya akan memberikan suara untuk membantu meloloskan RUU melalui majelis, yang dikontrol oleh Partai Republik dengan selisih 222-213.

"Demokrat berkomitmen untuk memastikan bahwa kami melakukan bagian kami dan menghindari default," kata Jeffries.

McCarthy Desak Republikan Dukung Kesepakatan Plafon Utang AS
Suasana Gedung Capitol Amerika Serikat (AS), di Washington, DC., pada 13 Februari 2021. ( Foto: Brandon Bell / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Pemungutan suara Senat mungkin dapat diperpanjang hingga akhir pekan jika anggota parlemen di majelis itu mencoba memperlambat pengesahannya. Setidaknya satu, Mike Lee dari Partai Republik, telah mengatakan dia mungkin mencoba melakukannya, dan Partai Republik lainnya juga telah menyatakan ketidaknyamanan dengan beberapa aspek dari kesepakatan itu.

RUU tersebut akan menangguhkan batas utang AS hingga 1 Januari 2025, memungkinkan Biden dan anggota parlemen mengesampingkan masalah yang berisiko secara politik hingga setelah pemilihan presiden November 2024.

Itu juga akan membatasi sebagian pengeluaran pemerintah selama dua tahun ke depan, mempercepat proses perizinan untuk beberapa proyek energi, menarik kembali dana Covid-19 yang tidak terpakai, dan memperkenalkan persyaratan kerja untuk program bantuan makanan bagi beberapa orang Amerika yang miskin.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia