Pengalaman Mereka yang Pernah Menjajal Kapal Selam Nahas Titan
Kelemahan Fatal
Arnie Weissmann, pemimpin redaksi Travel Weekly, turut membagikan pengalamannya. Walau ia tidak pernah menaiki Titan, setelah menghabiskan satu minggu di atas kapal pendukung pada akhir Mei lalu, karena menunggu cuaca cerah.
Dia memang sempat naik ke kapal selam, tetapi akhirnya penyelaman dibatalkan. Masalah angin, kabut, dan ombak menjadi alasan-alasan yang dikemukakan, tapi ia juga bertanya-tanya apakah kesiapan kapal selam ikut menjadi faktor.
Dalam suatu kesempatan, lanjut Weissmann, Rush pernah memberi tahu dirinya bahwa ia mendapatkan serat karbon untuk bagian lambung kapal Titan dengan diskon besar karena sudah melewati masa pakainya untuk digunakan di pesawat terbang. Saat itu, Rush meyakinkannya bahwa itu aman.
“Saya benar-benar merasa ada dua Stockton Rush. Ada seorang yang merupakan pemimpin tim yang baik dan efisien serta menyelesaikan pekerjaannya. Dan ada orang yang sombong, percaya diri, dan tidak peduli dengan orang lain, 'Saya akan melakukannya dengan cara saya'. Dan itulah yang saya lihat ketika kami pergi ke belakang kapal dan menikmati cerutu,” ungkap Weissmann.
Merunut ke belakang, Weissmann percaya bahwa Rush memiliki kelemahan yang fatal, yakni terlalu percaya diri dengan kemampuan tekniknya dan persepsi bahwa dia adalah pelopor di bidang yang tidak dimiliki oleh orang lain karena mereka berpegang teguh pada aturan.
"Namun pada akhirnya, tentu saja, kelemahan fatal itulah yang akan dikenang. Meskipun dia adalah manusia tiga dimensi seperti orang lain,” tutur Weissmann.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

