Jumat, 15 Mei 2026

Intensitas Kerusuhan Prancis Berkurang, Situasi Lebih Tenang

Penulis : Indah Handayani
2 Jul 2023 | 09:30 WIB
BAGIKAN
Petugas polisi berpatroli di depan Arc de Triomple di Champs Elysees di Paris, Sabtu (1/7/2023). 
Sumber: AP Photo/Christophe Ena
Petugas polisi berpatroli di depan Arc de Triomple di Champs Elysees di Paris, Sabtu (1/7/2023). Sumber: AP Photo/Christophe Ena

PARIS, investor.id – Intensitas kerusuhan Prancis tampak berkurang pada Sabtu (1/7/2023). Karena puluhan ribu polisi telah dikerahkan di seluruh kota Prancis. Setelah pemakaman seorang remaja keturunan Afrika Utara, Nahel, yang meninggal akibat penembakan oleh polisi memicu kerusuhan nasional di negara tersebut. 

Dikutip dari Reuters, Presiden Prancis Emmanuel Macron menunda kunjungan kenegaraan ke Jerman yang akan dimulai pada Minggu (2/7/2023). Hal itu untuk menangani krisis terburuk bagi kepemimpinannya sejak protes ‘Rompi Kuning’ melumpuhkan sebagian besar Prancis pada akhir 2018.

Sekitar 45 ribu polisi turun ke jalan dengan unit elit khusus, kendaraan lapis baja, dan helikopter didatangkan untuk memperkuat tiga kota terbesarnya, Paris, Lyon, dan Marseille.

ADVERTISEMENT

Pada Minggu pagi pukul 01.45 waktu setempat, situasinya lebih tenang daripada empat malam sebelumnya. Meskipun ada beberapa ketegangan di Paris tengah dan bentrokan sporadis di kota-kota Mediterania Marseille, Nice, dan kota timur Strasbourg.

Titik nyala terbesar adalah di Marseille. Polisi menembakkan gas air mata dan bertempur di jalanan dengan pemuda di sekitar pusat kota hingga larut malam.

Di Paris, polisi meningkatkan keamanan di jalan yang terkenal di kota itu, yaitu Champs Elysees. Menyusul adanya seruan di media sosial untuk berkumpul di sana. Jalanan, yang biasanya dipadati turis, dijejeri pasukan keamanan yang melakukan pemeriksaan di tempat. Etalase toko ditutup untuk mencegah potensi kerusakan dan penjarahan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia