Jumat, 15 Mei 2026

Lebih dari 100 Orang Tewas di Meksiko Akibat Panas Ekstrem Juni

Penulis : Grace El Dora
4 Jul 2023 | 18:27 WIB
BAGIKAN
Sekelompok orang mencoba melindungi diri mereka dari terik matahari selama salah satu hari terpanas pada gelombang panas ketiga awal pekan ini, yang akan membuat suhu melonjak ke tingkat yang biasanya tidak terlihat di Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko pada 12 Juni 2023. (Foto: AFP/Ulises Ruiz)
Sekelompok orang mencoba melindungi diri mereka dari terik matahari selama salah satu hari terpanas pada gelombang panas ketiga awal pekan ini, yang akan membuat suhu melonjak ke tingkat yang biasanya tidak terlihat di Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko pada 12 Juni 2023. (Foto: AFP/Ulises Ruiz)

MEXICO CITY, investor.id – Lebih dari 100 orang tewas akibat panas ekstrem di Meksiko pada Juni 2023, kata pemerintah, menyusul serangkaian gelombang panas di negara Amerika Latin itu.

Para ilmuwan mengatakan pemanasan global membuat cuaca semakin buruk, dengan banyak negara mengalami suhu tertinggi.

Lebih dari 1.000 keadaan darurat terkait panas dilaporkan di Meksiko antara 12 Juni dan 25 Juni, di mana 104 di antaranya mengakibatkan kematian, menurut angka kementerian kesehatan yang dirilis pekan ini, seperti dilansir AFP pada Selasa (4/7).

ADVERTISEMENT

Pihak berwenang telah melaporkan delapan kematian antara 14 April dan 31 Mei, sehingga totalnya menjadi 112 korban tewas.

Penyebab utamanya adalah serangan panas atau heat stroke yang diikuti oleh dehidrasi, menurut Kementerian Kesehatan negara tersebut.

Wilayah utara Meksiko melaporkan kematian terbanyak, dengan 64 kematian tercatat di negara bagian timur laut Nuevo Leon dan 19 di negara tetangga Tamaulipas. Wilayah ini berbatasan dengan negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS) yang juga dilanda panas ekstrem.

Di Meksiko, suhu maksimum 49 derajat Celcius tercatat minggu ini di negara bagian barat laut Sonora, kata Kementerian Kesehatan. Suhu maksimum rata-rata di Meksiko selama musim panas berfluktuasi antara 30 dan 45 derajat Celcius, tambahnya.

Pihak berwenang memperingatkan gelombang panas lain dapat memengaruhi negara berpenduduk 127 juta orang mulai 1 Juli 2023.

Pada Mei 2023, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa tahun ini hingga 2027 hampir pasti akan menjadi periode lima tahun terhangat yang pernah tercatat, karena gas rumah kaca dan fenomena pemanasan El Nino bergabung untuk membuat suhu melonjak.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia