Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Asia Pasifik Mixed, Investor Tilik Ekonomi RRT dan Jepang

Penulis : Grace El Dora
5 Jul 2023 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Papan penawaran harga saham elektronik dipajang di dalam ruang konferensi di Tokyo, Jepang pada 1 November 2021. (FOTO: Reuters/Issei Kato)
Papan penawaran harga saham elektronik dipajang di dalam ruang konferensi di Tokyo, Jepang pada 1 November 2021. (FOTO: Reuters/Issei Kato)

NEW YORK, investor.id – Pasar Asia Pasifik terlihat bergerak mixed karena investor menunggu rilis survei swasta pada aktivitas jasa di Tiongkok dan Jepang.

Laporan Inflasi Juni 2023 untuk Filipina dan Thailand juga akan dipublikasikan.

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,72% pada jam pertama perdagangan dan Topix naik tipis 0,5% lebih rendah. Kospi Korea Selatan naik 0,15% dan Kosdaq naik 0,11%.

S&P/ ASX 200 Australia turun sedikit setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di 4,1% pada Selasa (4/7).

ADVERTISEMENT

Indeks Hang Seng Hong Kong juga akan membalikkan kenaikannya dari Selasa, dengan kontrak berjangka di level 19.265 dibandingkan dengan penutupan HSI di 19.415,68.

Pasar Amerika Serikat (AS) ditutup untuk liburan Hari Kemerdekaan, tetapi kontrak berjangka AS semuanya lebih rendah menjelang sesi Rabu (5/7). Trader akan mengamati dengan cermat risalah dari pertemuan Juni Federal Reserve (Fed), setelah Gubernur Jerome Powell bulan lalu mengharapkan lebih banyak kenaikan suku bunga ke depan.

Bursa berjangka untuk Dow Jones Industrial Average turun 0,11, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite berjangka masing-masing turun 0,9% dan 0,17%.

Saham Induk Uniqlo Turun

Saham Induk Uniqlo, Fast Retailing, mencapai level terendah tiga minggu setelah penjualan toko yang sama di Jepang turun 3,4% pada Juni.

Fast Retailing merosot pada Rabu ke level terendah sejak 12 Juni, setelah Uniqlo melaporkan penurunan 3,4% penjualan toko yang sama di pasar Jepang pada Juni dari tahun sebelumnya.

Sahamnya yang terdaftar di Tokyo turun sebanyak 2,9% pada awal perdagangan, sebelum memangkas kerugian hingga diperdagangkan turun 2,75% di sekitar 36.660 yen per saham.

Data Pesanan Pabrik Mei

Data pesanan pabrik Mei akan dirilis Rabu setelah pembukaan. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones mengantisipasi kenaikan 0,6%, yang akan lebih besar dari kenaikan 0,4% bulan sebelumnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia