Menlu RI Ingatkan Dua Fokus Utama Asean Tentang HAM
JAKARTA, investor.id – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi mengingatkan bahwa Asean harus fokus pada dua bidang terkait Hak Asasi Manusia. Meskipun penerapannya di lapangan kerap menemui kerumitan, ia meminta upaya negara-negara anggota Asean tidak goyah menghadapinya.
Pernyataan Retno itu disampaikan dalam sesi “Asean Foreign Ministers Interface Meeting with AICHR Representative” pada “56th The Asean Foreign Ministers’ Meeting – Asean Post Ministerial Conference (AMM-PMC)” pada Selasa (11/07/2023).
“Kita harus terus memupuk kerja sama berdasarkan itikad baik dan kemauan untuk saling belajar,” ujar dia.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Retno memaparkan dua bidang yang perlu menjadi fokus utama Asean, yakni Pertama, memupuk kebiasaan berdialog.
Menurut Retno, terlepas adanya perbedaan-perbedaan, Asean harus menggunakan dialog untuk memastikan kemajuan berkesinambungan di bidang hak asasi manusia. Dialog HAM Asean merupakan bukti kedewasaan Asean untuk terlibat dalam dialog yang jujur dan terbuka tanpa menyebut nama dan mempermalukan.
“Oleh karena itu, dialog ini penting untuk dilaksanakan secara rutin. Dan oleh karena itu, kami bertujuan menghasilkan Deklarasi Pemimpin tentang Dialog HAM Asean,” katanya.
Selain soal dialog, fokus Kedua yang diingatkan Retno adalah tentang memproyeksikan nilai-nilai Asean secara global. Apalagi tantangan hak asasi manusia secara global diperparah oleh krisis dan persaingan yang besar.
“Asean harus memberikan contoh dan memproyeksikan nilai-nilainya secara global dalam memprioritaskan keterlibatan konstruktif daripada saling tuding.
Di samping itu, Menlu Retno menekankan perlunya kesatuan negara-negara Asean untuk menolak standar ganda dan politisasi isu HAM. Terkait hal ini, Menlu Retno mendorong Asean terus berkomitmen mendorong penyelesaian berbagai isu HAM di kawasan.
Terkait peningkatan peran AICHR, Retno mengharapkan program-program AICHR tidak terbatas pada peningkatan kapasitas saja, tetapi bisa berupa inisiatif-inisiatif lain yang memiliki dampak nyata.
Dalam pertemuan para menteri luar negeri dengan para representatif AICHR, isu Myanmar masih mendominasi pembahasan. Di samping isu Myanmar, pertemuan juga membahas isu mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta dampak perubahan iklim terhadap HAM. Para representatif menyoroti kekhawatiran atas meningkatnya kekerasan dan belum adanya kemajuan atas implementasi 5 poin consensus (5PC).
Menutup pertemuan, Menlu Retno menyampaikan bahwa AICHR harus terus mempromosikan nilai-nilai HAM yang sesuai dengan konteks regional. AICHR juga perlu terus menyuarakan pemajuan dan perlindungan HAM yang konstruktif, objektif, dan proporsional di 3 Pilar Komunitas Asean yang sejalan dengan Five-Year Work Plan 2021-2025. Terkait implementasi 5PC, Menlu Retno menyampaikan bahwa isu ini akan dibahas pada pertemuan AMM Retreat.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

