Gelombang Panas Makin Intensif, Picu Peringatan Risiko Kematian
Pulau Sardinia di Mediterania mencapai 44C (112F) dan Roma mencapai 40C (104F) pada hari Selasa, ketika kementerian kesehatan mengeluarkan peringatan cuaca merah untuk 20 dari 27 kota utama negara itu, dengan jumlah yang diperkirakan akan meningkat menjadi 23 pada hari Rabu (19/7/2023).
Di Yunani, pihak berwenang memberi tahu warga yang dekat dengan kebakaran hutan di Dervenochoria, utara Athena, untuk menutup pintu dan jendela saat asap mendekat.
Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa mengatakan 2022 dan 2021 adalah rekor musim panas terpanas di benua itu. Suhu tercatat tertinggi di Eropa sebesar 48,8C (120F) tercatat di Sisilia dua tahun lalu.
Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim, yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca terutama dari pembakaran bahan bakar fosil, akan membuat gelombang panas semakin sering, parah, dan mematikan. Mereka mengatakan pemerintah perlu mengurangi emisi secara drastis untuk mencegah bencana iklim.
Gelombang panas musim panas ini, yang membuat suhu naik hingga 128F (53C) di Death Valley California dan lebih dari 52C (126F) di barat laut Tiongkok, bertepatan dengan kebakaran hutan dari Yunani ke Pegunungan Alpen Swiss dan banjir mematikan di India dan Korea Selatan.
Mereka telah menambahkan urgensi baru untuk pembicaraan minggu ini antara AS dan Tiongkok, pencemar gas rumah kaca terbesar di dunia.
Utusan iklim AS John Kerry bertemu dengan pejabat Tiongkok di Beijing dan menyatakan harapan bahwa kerja sama iklim dapat mendefinisikan kembali hubungan bermasalah antara kedua kekuatan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping menekankan komitmen Beijing terhadap netralitas karbon dan puncak karbon sudah pasti tetapi tidak akan dipengaruhi oleh pihak lain.
Direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia untuk Eropa, Hans Henri P. Kluge, mengatakan dunia harus melihat ke depan sambil beradaptasi dengan ‘realitas baru’ gelombang panas yang mematikan dan cuaca ekstrem lainnya.
"Ada kebutuhan mendesak dan mendesak untuk tindakan regional dan global untuk mengatasi krisis iklim secara efektif, yang menimbulkan ancaman eksistensial bagi umat manusia," kata Kluge.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


