Jumat, 15 Mei 2026

AI Generatif Berdampak Dalam Bagi Tenaga Kerja

Penulis : Grace El Dora
31 Jul 2023 | 13:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. (Foto: Louis Rosenberg)
Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. (Foto: Louis Rosenberg)

JAKARTA, investor.id – Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh KPMG, dampak kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif pada operasi bisnis berkembang pesat, dengan implikasi mendalam bagi tenaga kerja.

Temuan survei layanan profesional multinasional itu mengungkapkan 72% responden percaya AI generatif (GenAI) memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan dalam organisasi mereka.

Sebanyak 66% peserta mengantisipasi transformasi lanskap kerja masa depan, sementara 62% mengakui kemampuan AI untuk merangsang inovasi dan memfasilitasi pengembangan produk dan layanan baru.

ADVERTISEMENT

Perusahaan percaya hasil ini menggarisbawahi semakin pentingnya GenAI dalam mendorong kesuksesan organisasi dan mendorong kreativitas dan kemajuan.

“Tugas strategis ditetapkan untuk mendapatkan manfaat paling banyak dari implementasi AI,” Felicia Lyon, kepala sumber daya manusia (SDM) KPMG, dikutip laman VentureBeat pada Senin (31/7).

Menurut penelitian tersebut, individu akan mendapat manfaat dari memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada tugas-tugas ini karena lebih banyak tugas taktis diotomatisasi dan peningkatan kemampuan untuk melakukannya karena kemudahan akses ke informasi dan kemampuan pendukung yaitu analitik.

Hati-hati Seputar AI Generatif

Meski mengakui aspek positifnya, peserta survei juga tetap berhati-hati tentang potensi implikasi negatif yang terkait dengan adopsi AI generatif.

Secara khusus, 47% responden mengungkapkan kekhawatiran seputar keamanan pekerjaan, sementara 41% mengkhawatirkan peluang terbatas untuk peningkatan karier. Selain itu, hampir dua per lima (39%) eksekutif perusahaan Amerika Serikat (AS) mengantisipasi peningkatan perilaku antisosial di tempat kerja karena berkurangnya interaksi sosial.

Lyon mengatakan temuan ini menyoroti perlunya pertimbangan yang cermat dan tindakan proaktif untuk mengatasi tantangan potensial dalam mengintegrasikan GenAI ke dalam pengaturan organisasi.

“Perusahaan mengatasi masalah ini dengan mendekonstruksi pekerjaan dan mengambil pandangan pekerjaan berbasis keterampilan,” kata Lyon.

Menurut dia, perusahaan dapat melihat di mana mereka memiliki keterampilan yang berdekatan dan dapat memindahkan karyawan ke peran baru. Perusahaan juga dapat melihat di mana mereka perlu meningkatkan keterampilan karyawan, sehingga mereka dapat mengisi posisi dan peran lain di dalam perusahaan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia