Kamis, 14 Mei 2026

Kuburan Kuno Terbesar dan Situs Sarkofagus Timah Ditemukan di Jalur Gaza

Penulis : Grace El Dora
25 Sep 2023 | 11:21 WIB
BAGIKAN
Para arkeolog Palestina mengeluarkan pasir dari kuburan di pemakaman Romawi di Jebaliya, Jalur Gaza utara pada 23 September 2023. Pemakaman kuno itu ditemukan tahun lalu saat pembangunan proyek perumahan. Para peneliti telah menemukan 135 kuburan, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah. (Foto: AP/Adel Hana)
Para arkeolog Palestina mengeluarkan pasir dari kuburan di pemakaman Romawi di Jebaliya, Jalur Gaza utara pada 23 September 2023. Pemakaman kuno itu ditemukan tahun lalu saat pembangunan proyek perumahan. Para peneliti telah menemukan 135 kuburan, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah. (Foto: AP/Adel Hana)

\KOTA GAZA, investor.id – Para pekerja Palestina di Jalur Gaza menemukan puluhan kuburan kuno, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah, di sebuah pemakaman era Romawi. Situs berusia sekitar 2.000 tahun itu digambarkan oleh para arkeolog sebagai pemakaman peninggalan Romawi terbesar yang pernah dijumpai di Gaza.

Para pekerja datang ke lokasi tersebut tahun lalu untuk pembangunan proyek perumahan yang didanai Mesir di dekat Jabaliya, di Jalur Gaza utara. Sejak itu, para kru telah bekerja menggali situs seluas 2.700 meter persegi (m2) tersebut dengan dukungan para ahli dari Perancis.

Kini, tempat yang dulunya merupakan lahan konstruksi yang tidak mencolok dan dikelilingi sekumpulan bangunan apartemen yang tidak mencolok telah menjadi tambang emas bagi para arkeolog yang ingin memahami lebih banyak tentang Jalur Gaza.

ADVERTISEMENT

Gaza adalah daerah kantong pesisir yang dihuni sekitar 2,3 juta orang. Tempat ini memang memiliki sejarah yang kaya karena lokasinya di jalur perdagangan kuno antara Mesir dan Levant, yang kini menyimpan sejumlah peninggalan Romawi.

Kuburan Kuno Terbesar dan Situs Sarkofagus Timah Ditemukan di Jalur Gaza
Para arkeolog Palestina mengeluarkan pasir dari kuburan di pemakaman Romawi di Jebaliya, Jalur Gaza utara pada 23 September 2023. Pemakaman kuno itu ditemukan tahun lalu saat pembangunan proyek perumahan. Para peneliti telah menemukan 135 kuburan, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah. (Foto: AP/Adel Hana)

Namun sejumlah faktor seperti pendudukan Israel, pengambilalihan wilayah tersebut oleh Hamas selama 16 tahun, dan pertumbuhan kota yang pesat telah membahayakan banyak kekayaan arkeologi di jalur yang terkepung tersebut.

Dengan latar belakang ini, penemuan 60 kuburan di situs tersebut pada Januari merupakan temuan besar, kata para arkeolog. Jumlahnya membengkak menjadi 135 kuburan hingga berita ini ditayangkan.

Rene Elter, arkeolog Perancis yang memimpin penggalian, mengatakan para peneliti telah mempelajari lebih dari 100 kuburan.

“Semua makam ini hampir digali dan telah mengungkapkan sejumlah besar informasi tentang materi budaya dan juga tentang kondisi kesehatan penduduk dan penyakit yang mungkin diderita penduduk ini,” kata Elter, yang ditugaskan sebagai kepala arkeolog untuk "Intiqal", program yang dikelola organisasi nirlaba Perancis Première Urgence Internationale.

Elter menunjuk pada sarkofagus yang terbuat dari timah, yang satu menampilkan hiasan daun anggur, yang lainnya dengan gambar lumba-lumba sebagai temuan yang luar biasa.

“Penemuan sarkofagus timbal di sini adalah yang pertama bagi Gaza,” katanya.

Kuburan Kuno Terbesar dan Situs Sarkofagus Timah Ditemukan di Jalur Gaza
Para arkeolog Palestina mengeluarkan pasir dari kuburan di pemakaman Romawi di Jebaliya, Jalur Gaza utara pada 23 September 2023. Pemakaman kuno itu ditemukan tahun lalu saat pembangunan proyek perumahan. Para peneliti telah menemukan 135 kuburan, termasuk dua sarkofagus yang terbuat dari timah. (Foto: AP/Adel Hana)

Mengingat langkanya makam timah, arkeolog Palestina seperti Fadel Al-Otul menduga ada elit sosial yang dimakamkan di sana. Al-Otul mengatakan kuburan itu mungkin dulunya berlokasi di kota, karena orang Romawi biasa menempatkan kuburan di dekat pusat kota.

Selain sarkofagus, tim Elter memulihkan kerangka yang ditemukan dan menyatukan pecahan toples tanah liat.

Kerangka yang ditemukan di situs tersebut akan dikirim keluar Gaza untuk analisis tambahan, menurut Al-Otul. Jenazahnya akan dikembalikan ke Kementerian Purbakala dan Pariwisata yang dipimpin Hamas.

Elter mengatakan wilayah tersebut membutuhkan tim khusus untuk mengawasi aktivitas arkeologi di Gaza.

“Warga Gaza berhak menceritakan kisah mereka. Gaza memiliki banyak sekali situs arkeologi yang potensial, namun memantau masing-masing situs tersebut, mengingat pesatnya laju pembangunan, bukanlah hal yang mudah,” ungkapnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 7 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 15 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 33 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia