Jumat, 15 Mei 2026

Israel Harap ICJ Tolak Tuduhan Genosida Atas Perang di Gaza

Penulis : Grace El Dora
26 Jan 2024 | 13:21 WIB
BAGIKAN
Dengar pendapat publik mengenai kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel dimulai di Mahkamah Intenasional (ICJ) di Den Haag, Belanda pada 11 Januari 2024. (Foto: ANTARA/Dursun Aydemir-Anadolu)
Dengar pendapat publik mengenai kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel dimulai di Mahkamah Intenasional (ICJ) di Den Haag, Belanda pada 11 Januari 2024. (Foto: ANTARA/Dursun Aydemir-Anadolu)

YERUSALEM, investor.id – Israel berharap Mahkamah Internasional (ICJ) akan menolak tuduhan genosida yang ditujukan kepada pemerintah Israel atas perang di Jalur Gaza.

“Kami memperkirakan ICJ akan menolak tuduhan palsu dan tidak masuk akal ini,” kata juru bicara pemerintah Israel Eylon Levy, seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu, Kamis (25/1).

Pada Jumat (26/1), pengadilan yang berbasis di Den Haag, Belanda itu akan memberikan putusannya atas gugatan genosida yang diajukan Afrika Selatan (Afsel) terhadap Israel.

ADVERTISEMENT

Afsel melayangkan gugatan ke ICJ pada 29 Desember 2023, meminta pengadilan mengeluarkan perintah terhadap Israel. Pihaknya mengatakan serangan Israel di Gaza melanggar Konvensi Genosida.

Afsel menuntut ICJ memberikan sembilan perintah sementara, termasuk agar Israel segera menghentikan operasi militernya di Gaza serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah genosida warga Palestina.

Selain itu, ICJ diminta menuntut Israel untuk memastikan para pengungsi bisa kembali ke rumah mereka dan memiliki akses ke bantuan kemanusiaan. Termasuk akses ke makanan yang cukup, air, bahan bakar, pasokan medis dan kebersihan, tempat tinggal, serta pakaian.

Afsel juga meminta ICJ melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghukum pihak yang terlibat dalam genosida dan melestarikan bukti-bukti genosida.

Afsel meminta agar ICJ memberikan perintah pengadilan karena situasi yang mendesak. Setelah sidang 11-12 Januari berakhir, Mahkamah pun memulai musyawarah setelah memeriksa pengajuan dan bukti-bukti para pihak.

Adapun Israel telah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober 2023.

Serangan Israel menewaskan sedikitnya 25.700 warga Palestina dan melukai 63.740 orang lainnya. Sementara itu, hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas akibat serangan Hamas.

Perang Israel menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Tidak hanya itu, lebih dari separuh infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia