Powell sebut The Fed ‘Tidak Jauh’ dari Titik Pemangkasan Suku Bunga
WASHINGTON, investor.id - Ketua The Fed Jerome Powell menyebut pemangkasan suku bunga mungkin tidak terlalu lama lagi jika sinyal inflasi mendukung.Hal itu diungkapkannya dalam sambutan di depan Komite Perbankan Senat pada Kamis (7/3/2024) waktu setempat.
Meski demikian, pemimpin bank sentral itu tidak memberikan jadwal pasti pelonggaran akan dilakukan. Tapi, menyatakan hal itu mungkin akan segera terjadi.
“Kami menunggu untuk menjadi lebih yakin bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan di angka 2%. Ketika kita benar-benar mendapatkan kepercayaan tersebut, dan kita tidak jauh dari itu, maka akan tepat jika kita mulai mengurangi tingkat pembatasan,” kata Powell dikutip dari CNBC internasional.
Powell mengatakan, pemangkasan tersebut dilakukan agar The Fed tidak mendorong perekonomian ke dalam resesi dibandingkan melakukan normalisasi kebijakan saat perekonomian kembali normal.
Powell berbicara pada saat pasar keuangan mengalami perubahan signifikan dalam ekspektasi mereka terhadap kebijakan The Fed.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






