Jumat, 15 Mei 2026

Pejabat The Fed Lihat Bahaya Jika Pangkas Suku Bunga Terlalu Cepat

Penulis : Grace El Dora
8 Mar 2024 | 11:40 WIB
BAGIKAN
Loretta Mester berbicara di Jackson Hole, Amerika Serikat pada 25 Agustus 2023. (Foto: David A. Grogan)
Loretta Mester berbicara di Jackson Hole, Amerika Serikat pada 25 Agustus 2023. (Foto: David A. Grogan)

WASHINGTON, investor.id – Presiden The Federal Reserve (The Fed) Cleveland lebih khawatir mengenai penurunan suku bunga yang terlalu cepat dan sebelum waktunya. dibandingkan menaikkan suku bunga terlalu lama.

Dalam pidatonya pada Kamis (7/3), pejabat bank sentral tersebut menyebut pemangkasan suku bunga yang terlalu cepat merupakan “kesalahan yang lebih besar”, dibandingkan menunggu terlalu lama untuk melacak jalur inflasi.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut menargetkan inflasi sebesar 2%. Mester serta pejabat lainnya mengatakan kemajuan telah dicapai, namun mereka belum cukup yakin untuk mulai melakukan pelonggaran.

ADVERTISEMENT

“Melakukan hal tersebut akan merusak semua upaya baik yang telah dilakukan untuk mencapai tingkat inflasi hingga saat ini,” kata Mester dalam sambutannya, seperti dikutip CNBC internasional, Jumat (8/3).

Mester mengatakan, pihaknya tidak ingin berada dalam situasi di mana bank sentral mulai melakukan pelonggaran terlalu cepat, membatalkan beberapa kemajuan yang telah dicapai dalam hal inflasi.

Hal ini berpotensi mengganggu stabilitas ekspektasi inflasi, kemudian harus berbalik arah kebijakan lagi dalam waktu cepat. “Dan dengan pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang sangat solid, kita tidak perlu mengambil risiko tersebut,” sambungnya.

Mester adalah anggota pemungutan suara tahun ini di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan tingkat suku bunga.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia