Jumat, 15 Mei 2026

UEA Ingin Kerja Sama Energi dengan RI Jadi Terobosan Internasional

Penulis : Grace El Dora
22 Mei 2024 | 15:55 WIB
BAGIKAN
Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UAE) Suhail Al-Mazroui dalam wawancara khusus bersama ANTARA di Nusa Dua, Badung, Bali pada Senin (20/5/2024). (Foto: ANTARA/Citro Atmoko)
Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UAE) Suhail Al-Mazroui dalam wawancara khusus bersama ANTARA di Nusa Dua, Badung, Bali pada Senin (20/5/2024). (Foto: ANTARA/Citro Atmoko)

NUSA DUA, investor.id – Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UAE) Suhail Al-Mazroui ingin inisiatif Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) dalam pembangunan berkelanjutan dan energi ramah lingkungan dapat menjadi teladan bagi komunitas global. Ia mengharapkan momen ini menjadi terobosan di dunia internasional.

Mengutip laporan Antara, Al-Mazroui menekankan dukungan pemerintah UEA unuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata. Program ini adalah contoh nyata kerja sama energi antara Indonesia dan UAE yang dapat menjadi contoh negara lain.

Menurut dia, pembangkit bertenaga surya terapung seperti itu dapat diterapkan di negara lain yang memiliki bendungan atau memiliki badan air dengan ukuran yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

“Sekarang negara-negara lain pun bertanya apakah hal tersebut juga dapat diterapkan di negaranya, dan kami pun bisa mengiyakannya, “ jawab menteri energi UAE, negara yang sekitar 80% dari daratannya berupa gurun, seperti dikutip Rabu (22/5/2024).

Upaya investasi di sektor energi terbukti menguntungkan, baik secara ekonomi maupun bagi lingkungan hidup serta untuk pembangunan berkelanjutan, seperti yang telah dibuktikan oleh UAE.

Al-Mazroui juga mencontohkan, investasi berkelanjutan UAE pada sektor energi termasuk pada aspek penelitian dan pengembangannya berhasil mengurangi biaya produksi listrik surya dari 35 sen Amerika Serikat (AS) per kilowatt pada 17 tahun yang lalu menjadi hanya 2 sen AS saat ini.

“Seluruh dunia pun mendapat manfaat dari sumber energi yang lebih hemat biaya dan lebih bersih,“ ungkapnya.

Hubungan Indonesia dan UEA sudah terjalin dengan baik sejak 1976. UAE merupakan mitra perdagangan dan investasi utama Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Selain kerja sama dalam bidang ekonomi yang telah naik taraf melalui perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (I-UAE CEPA) sejak September 2023, UAE juga tertarik untuk berinvestasi dalam beberapa bidang yang ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia. Misalnya dalam bidang pengembangan energi hijau.Pada 9 November 2023, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata dengan kapasitas 192 MWp resmi beroperasi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pengoperasian PLTS Terapung Cirata tersebut dapat dilaksanakan atas kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PLN serta Masdar, perusahaan energi terbarukan dari UEA.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia