Fosil Stegosaurus 150 Juta Tahun Akan Dilelang
NEW YORK, investor.id – Fosil stegosaurus berusia 150 juta tahun siap menjadi salah satu fosil termahal yang pernah dijual di lelang musim panas ini, menurut laporan Forbes. Sotheby's, rumah lelang terkenal, memperkirakan harga spesimen luar biasa ini berkisar antara US$ 4-6 juta (sekitar Rp 65,19-97,78 miliar).
Stegosaurus yang dijuluki "Apex" oleh penemunya ini dikenali karena dua baris pelat besar berbentuk layang-layang di sepanjang pelat belakang dan ekornya yang berduri.
Spesies ini diperkirakan menjelajahi bumi sebagai dinosaurus herbivora pada periode Jurassic Akhir, sekitar 155-150 juta tahun yang lalu. Meskipun memiliki baju besi yang mengesankan, Stegosaurus adalah dinosaurus yang relatif kecil, berukuran panjang sekitar 30 kaki (9,1 meter) dan berat sekitar 2 hingga 3 metrik ton (MT).
Ditemukan oleh ahli paleontologi Jason Cooper di tanah pribadinya di Colorado, “Apex” merupakan penemuan fosil tertinggi, berukuran tinggi 11 kaki dan panjang 20 kaki, mengutip laporan CNN.
Sotheby's, yang terlibat dalam proses penemuan hingga lelang, menyebut Apex sebagai "spesimen Stegosaurus terbaik yang pernah dipasarkan". Fosil yang hampir lengkap dan terawetkan ini dijadwalkan untuk dijual pada 17 Juli 2024 sebagai bagian dari Geek Week tahunan Sotheby di New York, Amerika Serikat (AS).
Dari penemuan awal di tanah pribadi Cooper di Colorado hingga penjualan mendatang, Sotheby's dan Cooper telah bekerja sama untuk mendokumentasikan setiap langkah proses. “(Proses ini mencakup) penemuan dan penggalian hingga restorasi, persiapan, dan pemasangan, memastikan bahwa dokumentasi dan penjualan spesimen ditangani dengan standar dan transparansi tertinggi,” terangnya, seperti dikutip Forbes, Rabu (5/6/2024).
Jika dijual seharga US$ 4 juta atau lebih, Apex akan menjadi fosil termahal kedelapan yang pernah dilelang. Jika harganya melebihi US$ 6 juta, Apex bisa naik lebih tinggi lagi dalam daftar.
Penawar tertinggi akan menerima salinan data pemindaian dinosaurus dan lisensi penuh untuk menggunakan data tiga dimensi (3D) apa pun, sesuai kebijaksanaan mereka. Sotheby's mengatakan langkah ini adalah untuk menjaga agar informasi penting tetap terikat pada spesimen, mendorong kolaborasi dalam penelitian dan pendidikan.
Morrison Formation, tempat Apex digali, memiliki sejarah penemuan fosil yang kaya sejak 1880-an.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

