Jumat, 15 Mei 2026

Korut, China, Rusia Percepat Pengembangan Senjata Nuklir

Penulis : Grace El Dora
8 Jun 2024 | 17:13 WIB
BAGIKAN
pembangkit listrik tenaga nuklir terapung (Floating Nuclear Power Plant/ FNPP) Akademik Lomonosov di Pevek, Rusia. (Foto: AP)
pembangkit listrik tenaga nuklir terapung (Floating Nuclear Power Plant/ FNPP) Akademik Lomonosov di Pevek, Rusia. (Foto: AP)

WASHINGTON, investor.id – Pejabat Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Pranay Vaddi mengatakan Korea Utara (Korut), China, dan Rusia sedang memperluas pengembangan senjata nuklir. Mereka juga dikabarkan mendiversifikasi persediaan senjata nuklir dengan kecepatan tinggi.

“Rusia, RRT (China), dan Korea Utara semuanya memperluas dan mendiversifikasi persenjataan nuklir mereka dengan kecepatan yang sangat tinggi, menunjukkan sedikit, atau tidak ada minat terhadap pengendalian senjata,” ungkapan Pranay Vaddi mengutip laporan kantor berita Korea Selatan (Korsel) Yonhap, Sabtu (8/6/2024).

Direktur Senior Pengendalian Senjata, Perlucutan Senjata, dan Nonproliferasi di Dewan Keamanan Nasional mengatakan ketiga negara tersebut mendorong AS dan sekutunya untuk bersiap menghadapi dunia dengan persaingan nuklir terjadi tanpa batasan jumlah.

ADVERTISEMENT

“Ketiga negara tersebut, bersama dengan Iran, semakin meningkatkan kerja sama dan koordinasi satu sama lain dalam cara-cara yang bertentangan dengan perdamaian dan stabilitas, mengancam AS, sekutu dan mitra kami, serta memperburuk ketegangan regional,” tambahnya.

Pejabat tersebut menyatakan untuk menghadapi realitas era nuklir “baru”, Presiden AS Joe Biden baru-baru ini mengeluarkan pedoman penggunaan senjata nuklir yang diperbarui.

“Hal ini juga menegaskan kembali komitmen kami untuk menggunakan pengendalian senjata dan alat-alat lain untuk meminimalkan jumlah senjata nuklir yang diperlukan untuk mencapai tujuan AS,” kata dia.

Vaddi memperingatkan AS perlu menyesuaikan postur dan kemampuannya untuk memastikan kemampuan dalam mencegah meningkatnya ancaman dari ketiga negara tersebut, jika tidak ada perubahan dalam arah kebijakan senjata nuklir mereka saat ini.

“Biar saya perjelas (bahwa) jika tidak ada perubahan dalam persenjataan musuh, kita mungkin akan mencapai suatu titik di tahun-tahun mendatang di mana peningkatan jumlah yang dikerahkan saat ini diperlukan,” imbuhnya.

Ia juga menekankan, pemerintah AS telah mengambil langkah-langkah pencegahan yang dinilainya “bijaksana”. Termasuk mengejar varian modern dari bom gravitasi nuklir B61 dan berupaya memperpanjang umur kapal selam rudal balistik kelas Ohio tertentu selama transisi dari kemampuan lama ke kemampuan modern.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak AS telah sepenuhnya berinvestasi untuk memastikan komitmen “pencegahan yang diperluas” dalam menggunakan seluruh kemampuan militernya. Termasuk nuklir untuk membela sekutunya terus berkontribusi pada upaya nonproliferasi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia