G7 Sepakat Bantu Ukraina Pakai Aset Rusia
15 Jun 2024 | 08:00 WIB
BORGO EGNAZIA, Investor.id – Kelompok negara industri maju G7 pada Kamis (13/06/2024) menyepakati pemberian pinjaman sebesar US$ 50 miliar untuk Ukraina menggunakan pendapatan bunga dari aset-aset Rusia yang dibekukan, setelah Negeri Beruang Merah itu menginvasi negara tetangganya itu pada 2022. Kesepakatan tersebut dilandasi keputusan kontroversial Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya bahwa Rusia sebagai pihak yang harus melakukan perbaikan.
“Rusia harus membayar,” ujar Presiden Dewan Eropa Charles Michel kepada CNBC, setelah G7 sepakat menggelontorkan pinjaman sebesar US$ 50 miliar dari keuntungan aset bank sentral Rusia yang dibekukan Barat, yang bernilai sekitar 300 miliar euro (US$ 322 miliar).

