Jumat, 15 Mei 2026

Pejabat The Fed Tak Ingin Melakukan Pengetatan Lebih Lama Lagi

Penulis : Grace El Dora
17 Aug 2024 | 18:20 WIB
BAGIKAN
Federal Reserve Bank New York, Amerika Serikat. (Foto: SHUTTERSTOCK)
Federal Reserve Bank New York, Amerika Serikat. (Foto: SHUTTERSTOCK)

WASHINGTON, investor.id – Presiden The Federal Reserve (The Fed) Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak menunjukkan tanda-tanda terlalu panas. Dengan demikian, ia menyarankan pejabat bank sentral harus berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan restriktif lebih lama dari yang diperlukan.

"Anda tidak ingin melakukan pengetatan lebih lama dari yang diperlukan," kata Goolsbee kepada National Public Radio, seperti dikutip pada Sabtu (17/8/2024).

"Dan alasan Anda ingin melakukan pengetatan adalah jika Anda takut ekonomi terlalu panas, dan ini bukan seperti apa ekonomi yang terlalu panas bagi saya," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Baca juga:

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia