Kamis, 14 Mei 2026

Blinken Tiba di Israel, AS Dorong Gencatan Senjata di Gaza

Penulis : Grace El Dora
19 Aug 2024 | 10:10 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara di dalam pesawat selama kunjungannya ke Israel saat ia berangkat menuju Yordania di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Tel Aviv, Israel pada 3 November 2023. (Foto: Jonathan Ernst/ Reuters)
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara di dalam pesawat selama kunjungannya ke Israel saat ia berangkat menuju Yordania di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Tel Aviv, Israel pada 3 November 2023. (Foto: Jonathan Ernst/ Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Antony Blinken berkunjung ke Israel sebagai bagian dari dorongan diplomatik AS yang kian intensif. Pihaknya berusaha mencapai gencatan senjata di Gaza yang akan mengakhiri perang selama 10 bulan antara Israel dan kelompok Palestina Hamas.

Kunjungan Blinken menandai kali ke-10 diplomat tinggi AS ke wilayah tersebut, sejak perang dimulai pada Oktober 2023. Blinken datang beberapa hari setelah AS mengajukan usulan yang menjembatani diyakini akan menutup kesenjangan antara pihak-pihak yang bertikai. Pemerintah Qatar dan Mesir turut mendukung usulan ini.

Pejabat AS mengutip optimisme baru untuk menyelesaikan kesepakatan, tetapi juga memperingatkan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan.

ADVERTISEMENT

"Apa yang telah kami lakukan adalah mengatasi kesenjangan yang masih ada dan menjembatani kesenjangan tersebut dengan cara yang menurut kami pada dasarnya merupakan kesepakatan yang kini siap untuk ditutup, diimplementasikan, dan terus berlanjut," ujar pejabat senior pemerintahan Biden pada Jumat (16/8/2024).

Di Israel, Blinken diperkirakan akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel dan pejabat senior lainnya.

Negosiasi tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran akan eskalasi regional. Pemerintah Iran telah mengancam akan membalas Israel setelah pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada 31 Juli 2024.

Sementara itu, pemerintah AS telah berulang kali memperingatkan Iran untuk tidak melanjutkan tindakan pembalasan apa pun terhadap Israel. Pejabat AS tersebut mengatakan tindakan seperti itu dapat menimbulkan konsekuensi yang "menghancurkan", khususnya bagi Iran.

Menlu Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia dalam sebuah pernyataan bersama menyatakan dukungan mereka terhadap pembicaraan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Pihaknya mendesak semua pihak untuk menghindari "tindakan eskalasi" apa pun.

Pembicaraan tentang cara melaksanakan kesepakatan tersebut diharapkan akan berlanjut awal pekan ini, sebelum para pejabat senior berkumpul kembali di Kairo. Tujuannya juga untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut akhir minggu ini di Kairo.

Tim perunding Israel pada Sabtu menyatakan "optimisme yang hati-hati" mengenai kemungkinan memajukan kesepakatan, menurut sebuah pernyataan pada Sabtu (17/8/2024) dari kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Juru bicara Hamas Jihad Taha mengatakan kepada Al Jazeera TV pada Sabtu, Israel telah menambahkan syarat-syarat dalam pembicaraan gencatan senjata dan menuduh Netanyahu menggunakannya untuk menghalangi upaya.

Bahkan ketika harapan untuk gencatan senjata tumbuh, perang terus berkecamuk. Setidaknya 17 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Israel di salah satu kota Gaza, Zawayda pada Sabtu, menurut pejabat kesehatan setempat.

Sementara itu, Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru, dengan alasan tembakan roket Hamas di dekatnya.

Babak perang terakhir dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika pejuang Hamas mengamuk di Israel. Serangan tiba-tiba ini menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang menurut penghitungan Israel.

Kampanye militer Israel berikutnya telah menghancurkan sebagian besar Gaza menjadi puing-puing dan menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, menurut otoritas kesehatan Palestina. Israel mengatakan telah melenyapkan 17.000 pejuang Hamas.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia