Elon Musk Sebut Tak Ada Pemilu Nyata Jika Trump Kalah
MOSKOW, investor.id – Elon Musk meramalkan Amerika Serikat (AS) tidak akan memiliki pemilu sesungguhnya, jika calon presiden dari Partai Republik Donald Trump kalah dari calon dari Partai Demokrat Kamala Harris pada 5 November 2024.
Pernyataan pengusaha miliarder itu disampaikan setelah Harris berjanji akan memberikan amnesti bagi para imigran yang melintas secara ilegal ke AS.
"Tujuan yang dinyatakan secara terbuka oleh hampir semua pemimpin Partai Demokrat adalah melegalkan ~15 juta migran ilegal sesegera mungkin, serta mendatangkan puluhan juta migran lainnya," unggah Musk di platform media sosial X miliknya, Selasa (10/9/2024).
"Itu akan segera membuat semua negara bagian yang masih belum jelas menjadi negara bagian yang mendukung Partai Demokrat, seperti yang terjadi di California dengan amnesti 1986, mengubah Amerika menjadi negara satu partai permanen. Ini adalah pemilihan umum terakhir jika Trump kalah," tukasnya, seperti dikutip kantor berita Sputnik.
Pada Mei 2024, Musk mengatakan pemilu 2024 di AS kemungkinan menjadi pemilu terakhir yang diputuskan warga AS karena masuknya imigran ilegal secara besar-besaran ke negara itu.
Adapun migrasi ilegal di perbatasan selatan AS telah memecahkan rekor selama tiga tahun berturut-turut sejak Presiden AS Joe Biden memenangkan kursi presiden pada Januari 2021. Data yang diberikan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mencatat secara total hampir 8 juta pertemuan ilegal terjadi selama periode tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






