Jumat, 15 Mei 2026

Satu Tewas dan Puluhan Terluka Setelah Dugaan Teror di Israel

Penulis : Grace El Dora
28 Okt 2024 | 17:05 WIB
BAGIKAN
Layanan darurat menangani puluhan korban luka dan satu tewas setelah dugaan serangan teror di ibu kota Israel. (Foto: Reuters)
Layanan darurat menangani puluhan korban luka dan satu tewas setelah dugaan serangan teror di ibu kota Israel. (Foto: Reuters)

LONDON, investor.id – Seorang pria tewas dan sedikitnya 30 orang lainnya luka-luka setelah sebuah truk menabrak halte bus di dekat pangkalan militer Israel di utara Tel Aviv, ibu kota Israel. Insiden ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang sebagai dugaan serangan teror.

"Sebuah truk menabrak puluhan orang yang turun di halte bus. Delapan orang yang terluka terjebak di bawah truk dan yang lainnya tergeletak dan berjalan di dekatnya," kata seorang petugas medis dari layanan darurat Magen David Adom (MDA) Israel, seperti dikutip BBC, Senin (28/10/2024).

Banyak dari mereka yang terluka dilaporkan adalah pensiunan yang sedang dalam perjalanan sehari ke museum terdekat.

ADVERTISEMENT

Pengemudi truk bernama Rami Natur adalah keturunan Arab Israel dari Qalansawe, Israel tengah. Ia tewas ditembak oleh seorang warga sipil di tempat kejadian.

Layanan darurat dipanggil ke Glilot Junction sekitar pukul 10:00 waktu setempat (08:00 GMT) pada Minggu (27/10/2024) setelah laporan tentang truk yang menabrak.

"Kami adalah sekelompok pensiunan yang pergi ke Glilot untuk mengunjungi museum dan mendengarkan ceramah. Bus diparkir, dan orang-orang turun. Sebuah truk datang dari belakang dan saya mendengar suara keras dari truk itu,” kata Yechiel Ben Moshe seperti dikutip situs web Ynet, Senin (28/10/2024).

"Pesawat itu melaju ke arah kami untuk menabrak kami. Di sekitar saya, semua orang terluka dan berdarah, dan yang lainnya dalam keadaan syok. Awalnya tampak seperti kecelakaan, tetapi kemudian terdengar tembakan ke arah teroris," tambahnya.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir, yang bertanggung jawab atas kepolisian, meminta agar keluarga tersangka penyerang dideportasi dari Israel.

Adapun Israel sudah memerangi musuh-musuhnya di berbagai medan di Gaza dan Lebanon.

Namun, serangan ini menimbulkan pertanyaan yang berbeda. Bagaimana menjaga agar rakyatnya aman dari para penyerang yang sudah berada di dalam Israel, yang menggunakan kendaraan sebagai senjata.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia