Putra Mahkota Saudi Sebut Israel Telah Melakukan Genosida di Gaza
RIYADH, investor.id – Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengecam tindakan Israel di Gaza dan menyebutnya sebagai “genosida”. Ini termasuk salah satu kritik paling keras terhadap negara itu yang diucapkan oleh seorang pejabat Saudi secara publik, sejak dimulainya perang.
Berbicara di sebuah pertemuan puncak para pemimpin Muslim dan Arab, sang pangeran juga mengkritik serangan Israel ke Lebanon dan Iran.
Sebagai tanda membaiknya hubungan antara rival Arab Saudi dan Iran, Putra Mahkota memperingatkan Israel agar tidak melancarkan serangan di tanah Iran.
Pemimpin de facto Saudi itu bergabung dengan para pemimpin lain yang hadir dalam menyerukan penarikan total Israel dari Tepi Barat dan Gaza.
Sementara itu, menteri luar negeri Arab Saudi mengatakan perang di Gaza tidak dihentikan karena apa yang disebutnya kegagalan masyarakat internasional. Ia menuduh Israel menyebabkan kelaparan di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Mengapa Israel Menyerang Iran?"Kegagalan utama masyarakat internasional adalah mengakhiri konflik langsung dan mengakhiri agresi Israel," terang Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud, seperti dikutip BBC internasional, Selasa (12/11/2024).
Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menyebabkan ratusan orang bersenjata memasuki Israel selatan. Sekitar 1.200 orang tewas dan 251 lainnya disandera.
Israel membalas dengan meluncurkan kampanye militer untuk menghancurkan Hamas, yang telah menewaskan lebih dari 43.400 orang di Gaza, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Sebuah laporan oleh Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan hampir 70% korban yang diverifikasi selama periode enam bulan di Gaza adalah wanita dan anak-anak.
Para pemimpin di pertemuan tersebut juga mengutuk apa yang mereka gambarkan sebagai serangan berkelanjutan Israel terhadap staf dan fasilitas PBB di Gaza.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






