Jumat, 15 Mei 2026

Trump Tunjuk Elon Musk untuk Peran Krusial Efisiensi Pemerintah AS

Penulis : Grace El Dora
13 Nov 2024 | 13:48 WIB
BAGIKAN
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk memberi isyarat saat melangkah ke panggung selama rapat umum untuk Donald Trump di Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat (AS) pada 27 Oktober 2024. (Foto: AFP)
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk memberi isyarat saat melangkah ke panggung selama rapat umum untuk Donald Trump di Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat (AS) pada 27 Oktober 2024. (Foto: AFP)

WASHINGTON, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Elon Musk untuk peran krusial yang bertujuan menciptakan pemerintahan yang lebih efisien. Hal ini akan memberi pengaruh lebih besar kepada orang terkaya di dunia yang menyumbangkan jutaan dolar untuk membantu Trump terpilih.

Musk dan mantan calon presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy akan memimpin bersama Departemen Efisiensi Pemerintah yang baru dibentuk, sebuah badan yang menurut Trump akan beroperasi di luar batas-batas pemerintahan.

"Musk dan Ramaswamy akan membuka jalan bagi pemerintahan saya untuk membongkar Birokrasi pemerintah, memangkas peraturan yang berlebihan, memangkas pengeluaran yang boros, dan merestrukturisasi Badan-Badan Federal," tulis Trump seperti dikutip Reuters, Rabu (13/11/2024).

ADVERTISEMENT

Trump mengatakan departemen baru tersebut akan mewujudkan impian lama Partai Republik dan memberikan saran dan bimbingan dari luar pemerintahan.

Trump Tunjuk Elon Musk untuk Peran Krusial Efisiensi Pemerintah AS
CEO Tesla dan pemilik X Elon Musk (kanan) berbicara saat Donald Trump bereaksi selama rapat umum di lokasi percobaan pembunuhan Trump pada Juli 2024 di Butler, AS pada 5 Oktober 2024. (Foto: Reuters)

Ini mengisyaratkan peran Musk dan Ramaswamy akan bersifat informal, tanpa memerlukan persetujuan Senat dan memungkinkan Musk tetap menjadi kepala perusahaan mobil listrik Tesla, platform media sosial X, dan perusahaan roket SpaceX.

Departemen baru tersebut akan bekerja sama dengan Gedung Putih dan Kantor Manajemen dan Anggaran untuk mendorong reformasi struktural berskala besar, dan menciptakan pendekatan kewirausahaan terhadap pemerintahan yang belum pernah terlihat sebelumnya, kata Trump.

Pekerjaan tersebut akan rampung pada 4 Juli 2026, sebagai peringatan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan AS.

Musk, yang oleh Forbes dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia, sudah siap memperoleh keuntungan dari kemenangan Trump. Pengusaha miliarder itu diharapkan akan menggunakan pengaruh besar untuk membantu perusahaannya dan mengamankan perlakuan pemerintah yang menguntungkan.

Dengan banyak hubungan dengan Washington, Musk menyumbangkan jutaan dolar untuk mendukung kampanye presiden Trump dan tampil di depan publik bersamanya.

Menambahkan portofolio pemerintah ke dalam rencana Musk dapat menguntungkan nilai pasar perusahaannya dan bisnis yang disukai, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) dan mata uang kripto.

"Jelas Musk akan memiliki peran besar di Gedung Putih (di bawah kepemimpinan) Trump dengan jangkauannya yang semakin luas di banyak lembaga federal," ucap analis ekuitas Daniel Ives dari Wedbush Securities dalam sebuah catatan penelitian.

"Kami percaya manfaat utama bagi Musk dan Tesla jauh lebih besar daripada kerugiannya karena ini terus menjadi 'langkah poker untuk selamanya' oleh Musk yang bertaruh pada Trump," kata Ives.

Langkah tersebut dikritik oleh Public Citizen, sebuah LSM progresif yang menentang beberapa kebijakan masa jabatan pertama Trump.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia