Jumat, 15 Mei 2026

Donald Trump Isyaratkan Periode Ketiga yang Melanggar Konstitusi AS

Penulis : Grace El Dora
14 Nov 2024 | 13:16 WIB
BAGIKAN
Presiden Donald Trump saat tampil langsung di acara Fox & Friends, "Wounded Warrior Project Soldier Ride" yang dipandu Pete Hegseth, di Ruang Timur, Gedun Putih, Washington, Amerika Serikat (AS) pada 6 April 2017. Presiden terpilih AS ke-47 itu mengumumkan Hegseth akan menjabat menteri pertahanan, masih menunggu konfirmasi Kongres, di pemerintahan keduanya. (AP Photo/Andrew Harnik, File)
Presiden Donald Trump saat tampil langsung di acara Fox & Friends, "Wounded Warrior Project Soldier Ride" yang dipandu Pete Hegseth, di Ruang Timur, Gedun Putih, Washington, Amerika Serikat (AS) pada 6 April 2017. Presiden terpilih AS ke-47 itu mengumumkan Hegseth akan menjabat menteri pertahanan, masih menunggu konfirmasi Kongres, di pemerintahan keduanya. (AP Photo/Andrew Harnik, File)

WASHINGTON, investor.id – Donald Trump, yang baru-baru ini terpilih untuk periode kedua sebagai presiden Amerika Serikat (AS), mengisyaratkan kepemimpinan presiden periode ketiga. Trump telah memberi tahu anggota DPR dari Partai Republik, ia mungkin mempertimbangkan periode ketiga yang melanggar konstitusi.

Presiden terpilih itu kerap membuat pernyataan kontroversial.

"Saya menduga saya tidak akan mencalonkan diri lagi, kecuali Anda (para pendukung) mengatakan sebaliknya," tuturnya, seperti dikutip New York Times, Kamis (14/11/2024).

ADVERTISEMENT

"Saya menduga saya tidak akan mencalonkan diri lagi kecuali Anda mengatakan, 'Ia hebat, kita harus memikirkan hal lain'," kata Trump dalam pidatonya kepada sesama anggota Partai Republik yang terpilih di DPR. Pernyataannya disampaikan di sebuah hotel di Washington DC menjelang pertemuannya dengan Presiden AS Joe Biden disambut gembira oleh para pendukungnya.

Sudah menjadi pengetahuan umum ada ketentuan dalam Konstitusi AS yang membatasi Presiden AS untuk mencalonkan diri lagi untuk periode ketiga, tetapi seberapa amankah perlindungan tersebut? Berikut ini adalah tinjauan apakah Donald Trump dapat mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada 2028.

Amandemen ke-22 Konstitusi AS melarang Presiden mana pun mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga. Jadi jika Donald Trump ingin mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga, ia harus terlebih dahulu membatalkan amandemen tersebut.

Melakukan hal itu merupakan tugas yang berat karena mengharuskan Presiden untuk mendapatkan dukungan yang sangat besar dari Kongres serta badan legislatif negara bagian. Ini adalah sesuatu yang tidak mungkin dapat dicapai Trump.

Artikel yang diterbitkan di situs web berita Vox yang berbasis di AS membahas pendapat seorang profesor hukum dari Universitas Stanford yang mengkhususkan diri dalam penafsiran konstitusional, soal kemungkinan amandemen Konstitusi semacam itu diajukan.

Jawabannya jelas. "Tidak, tidak ada. Ini akan menjadi pencalonan terakhirnya sebagai Presiden," kata profesor hukum itu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia