Jumat, 15 Mei 2026

Kim Jong Un Perintahkan Produksi Massal Drone Serang

Penulis : Grace El Dora
16 Nov 2024 | 16:12 WIB
BAGIKAN
Kim Jong Un pada Kamis (14/11/2024) mengawasi pengujian pesawat tak berawat atau drone yang dirancang untuk menyerang target darat dan laut, yang diproduksi oleh Kompleks Teknologi Udara Tak Berawak Korea Utara, kata Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). (Foto: KCNA)
Kim Jong Un pada Kamis (14/11/2024) mengawasi pengujian pesawat tak berawat atau drone yang dirancang untuk menyerang target darat dan laut, yang diproduksi oleh Kompleks Teknologi Udara Tak Berawak Korea Utara, kata Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). (Foto: KCNA)

Pada 2022, otoritas Korut mengirim drone melintasi perbatasan yang tidak dapat ditembak jatuh oleh militer Korsel dengan alasan drone tersebut terlalu kecil.

Tahun ini, Korut telah membombardir Korsel dengan balon pembawa sampah. Langkah ini disebutnya sebagai pembalasan atas aktivis di Korsel yang menyebarkan propaganda antirezim ke utara.

Pihak Korut juga menuduh Korsel melanggar kedaulatannya dengan menerbangkan drone di atas ibu kotanya, Pyongyang, untuk menyebarkan selebaran propaganda.

ADVERTISEMENT

Dengan menyebutkan frasa "produksi dan penyebaran praktis berbagai pesawat nirawak", pihak Korut mungkin mengisyaratkan akan melakukan hal yang sama, kata Presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul Yang Moo-jin kepada AFP.

Pyongyang mungkin mengisyaratkan kemungkinan menggunakan balon untuk menyebarkan selebaran ke Korsel dengan pesawat nirawak tersebut, kata Yang.

"Mengingat efektivitas serangan pesawat nirawak yang diamati dalam perang di Ukraina, pesawat nirawak tersebut juga dapat digunakan secara efektif dalam konflik yang sedang berlangsung di sana," terangnya.

Korsel meluncurkan komando operasi pesawat nirawak tahun lalu untuk mengatasi ancaman yang semakin meningkat dengan lebih baik.

Pada Oktober 2024, Korut mengubah konstitusinya untuk mendefinisikan Korsel sebagai negara yang "bermusuhan". Ini adalah sebuah ilustrasi dari kemerosotan tajam dalam hubungan sejak Kim pada Januari 2024 menyatakan Korsel sebagai "musuh utama" negaranya.

Korea Utara terus melakukan uji coba rudal balistik yang menentang sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan bulan lalu meledakkan jalan dan rel kereta api yang menghubungkannya dengan Korsel.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 22 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia