Ukraina Berencana Akhiri Konflik dengan Rudal Jarak Jauh ke Rusia
PBB, investor.id – Pemerintah Ukraina berencana mengakhiri konflik dengan serangan rudal jarak jauh ke Rusia. Pihaknya sudah mengantongi lampu hijau dari Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh buatan AS oleh Ukraina ke Rusia.
Hal ini diharapkan dapat membantu mengakhiri konflik di Ukraina, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Andrii Sybiha sebelum pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Senin (18/11/2024).
"Secara singkat, ini bisa menjadi sebuah faktor penentu, dan semakin lama Ukraina melancarkan serangan, semakin singkat perang yang akan terjadi," papar Sybiha seperti dikutip Sputnik pada Selasa (19/11/2024).
Sybiha yakin Ukraina memiliki hak penuh untuk menyerang sasaran militer di Rusia.
"Itu adalah hak sah kami," ucapnya. Ia menilai langkah ini akan menyelamatkan warga sipil Ukraina dan akan mengubah situasi di medan perang.
Baca Juga:
Pro Kontra IKN sebagai Objek WisataDi Inggris Menlu David Lammy mengatakan negaranya akan terus mendukung Ukraina, ketika ia ditanya apakah Inggris akan mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh.
"Tentu saja, kami terus bekerja sama erat dengan Presiden (AS) Biden," kata Lammy.
Sebelumnya pada Minggu (17/11/2024), The New York Times melaporkan dengan mengutip perwakilan pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya, Presiden Biden pertama kali memberi wewenang agar Ukraina dapat menggunakan rudal jarak jauh AS untuk menyerang wilayah Rusia.
Menurut sumber tersebut, serangan pertama jauh ke wilayah Rusia kemungkinan besar akan dilakukan dengan rudal ATACMS.
Di pihak lain, pemerintah Rusia telah berkomentar soal Ukraina menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia dengan rudal jarak jauh. Jika dibiarkan, kata mereka, hal itu akan secara radikal mengubah esensi konflik dengan Ukraina.
Ini juga berarti ada keterlibatan langsung AS dan negara-negara satelitnya dalam permusuhan Rusia dengan Ukraina, katanya.
Baca Juga:
Putin Revisi Kebijakan Nuklir RusiaEditor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






