Jumat, 15 Mei 2026

PBB Sebut Toko Roti Gaza Tengah Tutup karena Kurang Pasokan

Penulis : Grace El Dora
1 Des 2024 | 08:51 WIB
BAGIKAN
Seorang anak laki-laki membawa paket bantuan kemanusiaan yang disediakan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA di pusat Kota Gaza pada 27 Agustus 2024. (Foto: Omar Al-Qattaa/AFP/Getty Images)
Seorang anak laki-laki membawa paket bantuan kemanusiaan yang disediakan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA di pusat Kota Gaza pada 27 Agustus 2024. (Foto: Omar Al-Qattaa/AFP/Getty Images)

GAZA CITY, investor.id – Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau WFP mengungkapkan semua toko roti di wilayah Gaza tengah sekarang sudah tutup. Pasalnya, terjadi kekurangan pasokan yang parah karena serangan dari Israel ke Gaza.

"Semua toko roti di Gaza tengah telah tutup akibat kekurangan pasokan yang parah," kata pernyataan WFP lewat platform media sosial X seperti dikutip Anadolu, Sabtu (30/11/2024).

Padahal roti menjadi kebutuhan pokok bagi banyak keluarga dan satu-satunya makanan yang dapat mereka akses. "Sekarang semakin sulit dijangkau (warga),” kata organisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Organisasi PBB itu memperingatkan, kelaparan tetap menjadi ancaman serius bagi warga Gaza. Pihaknya mendesak agar ada akses aman dan terjamin untuk bantuan kemanusiaan yang vital ke Gaza.

Sejak awal penyerbuan Israel ke Gaza pada Oktober 2023, berbagai kelompok internasional dan organisasi PBB telah menyerukan agar Israel memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah itu untuk mencegah terjadinya kelaparan.

Adapun Israel memulai serangan bertubi-tubi ke Jalur Gaza setelah serangan lintas perbatasan oleh kelompok perjuangan Palestina, Hamas, pada Oktober 2023. Hingga kini, lebih dari 44.300 orang tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, sementara hampir 105.000 lainnya terluka.

Tahun kedua genosida di Gaza telah memicu kecaman internasional yang terus meluas. Para tokoh dan lembaga internasional mengecam serangan ini serta blokade bantuan kemanusiaan sebagai upaya yang disengaja untuk memusnahkan penduduk Palestina.

Pekan lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Pemerintah Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang mematikan yang dilancarkannya di Gaza.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia