Jumat, 15 Mei 2026

China Akan Lancarkan Stimulus Fiskal untuk Bantu Ekonominya

Penulis : Grace El Dora
9 Des 2024 | 17:33 WIB
BAGIKAN
Presiden China Xi Jinping menghadiri jamuan makan malam di Balai Agung Rakyat menjelang Hari Nasional China di Beijing, China pada 28 September 2023. (Foto: Jade Gao/ Pool/ via Reuters)
Presiden China Xi Jinping menghadiri jamuan makan malam di Balai Agung Rakyat menjelang Hari Nasional China di Beijing, China pada 28 September 2023. (Foto: Jade Gao/ Pool/ via Reuters)

BEIJING, investor.id – Para pemimpin China pada Senin (9/12/2024) akan melancarkan stimulus fiskal untuk membantu ekonomi China yang melambat. Pihaknya menjanjikan langkah-langkah fiskal yang dinilai lebih proaktif.

Pemerintah China juga akan melaksanakan kebijakan moneter yang cukup longgar pada 2025 untuk meningkatkan konsumsi domestik, menurut pernyataan resmi dari pertemuan kebijakan utama yang menguraikan prioritas ekonomi mendatang.

Politbiro, badan pengambil keputusan utama yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping, mengatakan akan menstabilkan pasar properti dan saham sambil memperkuat penyesuaian kontra-siklus yang tidak konvensional, kata pernyataan Partai Komunis yang diterjemahkan CNBC internasional, Senin.

ADVERTISEMENT

Pertemuan penting tersebut telah menjadi latar bagi Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan, yang kabarnya akan berlangsung antara 11-12 Desember 2024.

Selama kedua pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan utama berkumpul untuk meninjau kinerja ekonomi dan implementasi kebijakan pada tahun berjalan, sambil menetapkan prioritas untuk tahun berikutnya.

Pemerintah pusat juga akan membahas target pertumbuhan dan anggarannya untuk 2025. Sebagian dilakukan untuk memberikan arahan kepada pemerintah daerah dalam menetapkan target mereka sendiri, menjelang sidang parlemen tahunan awal tahun depan.

Pertumbuhan Ekonomi

Meskipun hal-hal spesifik tidak akan diumumkan hingga Maret 2025, secara luas pemerintah China diharapkan akan mempertahankan target pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun depan pada kisaran 5% atau sedikit di bawahnya. Target ini sama dengan yang ditetapkan untuk tahun berjalan.

Media pemerintah China Xinhua pada Senin melaporkan Xi mendesak persiapan penuh untuk mencapai target ekonomi negara tersebut pada 2025, meskipun ada banyak ketidakpastian dan tantangan.

"Kita harus menegaskan kepercayaan (dan) secara aktif membangun lingkungan eksternal yang menguntungkan kita," ucap Xi dalam sebuah simposium pada 6 Desember 2024, menurut terjemahan tersebut.

Ekonomi China berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan tahun ini. Namun, negara itu masih berjuang menghadapi penurunan perumahan yang berkepanjangan, konsumsi domestik yang lesu, dan potensi eskalasi ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS), karena Presiden terpilih Donald Trump bersiap untuk kembali ke Gedung Putih pada Januari 2024.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia