Jumat, 15 Mei 2026

Pengungsi Suriah Berbondong-bondong Kembali ke Negaranya

Penulis : Grace El Dora
10 Des 2024 | 07:55 WIB
BAGIKAN
Warga di Hama membakar spanduk bergambar Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah pejuang antipemerintah menguasai kota Suriah itu. (Foto: AFP via Getty Images)
Warga di Hama membakar spanduk bergambar Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah pejuang antipemerintah menguasai kota Suriah itu. (Foto: AFP via Getty Images)

HATAY, investor.id – Warga Suriah yang menyelamatkan diri ke Turki berbondong-bondong kembali ke negaranya setelah jatuhnya rezim Baath yang telah memerintah selama 61 tahun. Sebelumnya, mereka memilih mengungsi selama terjadi perang saudara.

Mereka berada di gerbang perbatasan Cilvegozu di Hatay, Provinsi Tenggara Turki. Antrean terjadi hingga Selasa (10/12/2024) di gerbang perbatasan Reyhanli sejak Senin pagi (9/12/2024) untuk menyelesaikan prosedur bea cukai.

Untuk mencegah kepadatan, tim gendarmerie mendirikan pos pemeriksaan terpisah sekitar lima kilometer dari perbatasan. Setelah melewati pemeriksaan di pos ini, warga Suriah yang memenuhi syarat untuk menyeberang diarahkan ke Gerbang Perbatasan Cilvegozu.

ADVERTISEMENT

Tim gendarmerie adalah unit keamanan yang bertugas mengatur dan mengawasi prosedur di pos pemeriksaan perbatasan untuk memastikan kelancaran proses tanpa adanya kerumunan atau kekacauan.

Adem Muhammed Zin, seorang warga Suriah, mengatakan ia sedang dalam perjalanan menuju Damaskus yang adalah kampung halamannya menurut laporan Anadolu.

Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas pembebasan negaranya setelah bertahun-tahun konflik.

"Terimakasih Tuhan, jalan kami telah terbuka, Assad telah pergi, dan perang telah berakhir. Saya berada di Istanbul selama 10 tahun. Semoga Allah memberkahi Turki, mereka banyak membantu kami," sambungnya.

Selain Adem, Ali Hasiko yang telah menunggu selama 12 tahun untuk dapat kembali ke kampung halamannya Hama, juga menyampaikan terima kasihnya untuk pemerintah Turki. "Saya berterima kasih kepada Turki karena membuka pintunya untuk kami," ucap Ali.

Adapula Ibrahim Muta, yang telah menunggu bersama enam anggota keluarganya untuk kembali ke Hama, membenarkan mereka telah tinggal di Turki selama 11 tahun.

"Terima kasih Tuhan, perang telah berakhir. Turki memang indah, tapi rumah kami di Suriah," kata dia.

Sedangkan Hana Hasiko, yang mengantre bersama anak dan cucunya mengatakan Turki dan Suriah seperti saudara. "Kami berterima kasih atas segalanya, sekarang kami akan pulang," pungkasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia