Jumat, 15 Mei 2026

Keputusan The Fed Jadi Sentimen Utama Pasar Asia Pasifik

Penulis : Grace El Dora
17 Des 2024 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Gedung Dewan Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat. (Foto: Reuters)
Gedung Dewan Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

TOKYO, investor.id – Keputusan The Federal Reserve (The Fed) jadi sentimen utama pasar Asia Pasifik. Pasar kawasan ini dibuka mixed pada Selasa (17/12/2024), mengikuti kenaikan beragam di Wall Street karena investor juga menanti keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) itu di dalam negeri.

S&P/ ASX 200 Australia diperdagangkan 0,44% lebih tinggi.

Nikkei 225 Jepang dan Topix masing-masing naik 0,34% dan 0,29%. Kospi Korea Selatan tergelincir 0,28% pada jam pertama perdagangannya, sementara Kosdaq turun 0,2%.

ADVERTISEMENT

Indeks berjangka Hang Seng (HSI) Hong Kong berada pada level 19.755, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di level 19.795,49.

Semalam di AS, Nasdaq Composite melaju ke rekor karena terangkat oleh reli di sektor teknologi.

Indeks yang sarat teknologi naik 1,24% menjadi 20.173,89, sementara S&P 500 naik 0,38%, ditutup pada 6.074,08. Dow Jones Industrial Average berkinerja buruk, turun 110,58 poin, atau 0,25%, hingga ditutup pada 43.717,48. Dow yang terdiri dari 30 saham turun untuk hari kedelapan, menandai penurunan terpanjang sejak 2018.

Keputusan The Fed pada 18 Desember 2024 di Amerika juga akan menjadi perhatian utama investor. Alat CME Fedwatch saat ini memperkirakan peluang 98,2% untuk pemotongan 25 basis poin (bps).

Berlawanan dengan tren kenaikan umum, Nvidia, produsen chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) yang telah mendorong kenaikan saham selama dua tahun terakhir, mengalami penurunan 1,7%.

Penurunan ini mendorong saham ke wilayah koreksi, jatuh lebih dari 10% dari titik tertinggi sepanjang masa baru-baru ini pada November 2024.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia