Jumat, 15 Mei 2026

China Pertahankan Suku Bunga Demi Kerek Pertumbuhan Ekonomi

Penulis : Grace El Dora
20 Des 2024 | 11:26 WIB
BAGIKAN
Pembeli melewati toko Huawei Technologies Co. di Nanjing East Road di Shanghai, China, pada Rabu (2/10/2024). (Foto: Qilai Shen/ Bloomberg/ Getty Images)
Pembeli melewati toko Huawei Technologies Co. di Nanjing East Road di Shanghai, China, pada Rabu (2/10/2024). (Foto: Qilai Shen/ Bloomberg/ Getty Images)

BEIJING, investor.id – Otoritas China mempertahankan suku bunga acuan pinjaman utamanya tidak berubah pada Jumat (20/12/2024). Pemerintah China menghadapi tantangan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sambil menahan pelemahan yuan.

Bank Rakyat China (PBoC) mengatakan akan mempertahankan suku bunga acuan pinjaman satu tahun pada 3,1%, dengan LPR lima tahun pada 3,6%.

LPR tenor satu tahun memengaruhi pinjaman korporasi dan sebagian besar pinjaman rumah tangga, sementara LPR tenor lima tahun berfungsi sebagai acuan untuk suku bunga hipotek. Langkah tersebut diharapkan menurut jajak pendapat Reuters terhadap 27 ekonom, seperti dikutip CNBC internasional pada Jumat.

ADVERTISEMENT

Keputusan suku bunga tersebut diambil setelah pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) yang diharapkan secara luas oleh The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (18/12/2024).

Bank sentral Amerika Serikat (AS) itu juga mengindikasikan akan memangkas suku bunga hanya dua kali pada 2025, lebih sedikit dari empat pemangkasan dalam proyeksi pertemuannya pada September 2024.

Para analis mengatakan prospek revisi The Fed mengenai pemangkasan suku bunga di masa mendatang tidak mungkin memiliki pengaruh besar pada lintasan pelonggaran kebijakan oleh bank sentral China, meskipun hal itu dapat memberikan tekanan pada yuan Negara Tirai Bambu tersebut.

Awal bulan ini, pejabat tinggi China berjanji pada pertemuan penetapan agenda ekonomi utama untuk meningkatkan langkah-langkah pelonggaran moneter. Ini termasuk menerapkan pemangkasan suku bunga, untuk menopang ekonomi yang sedang sakit.

PBoC mempertahankan LPR satu tahun dan lima tahun tidak berubah pada November 2024, menyusul pemangkasan 25 bps yang telah diantisipasi secara luas pada Oktober 2024. Bank sentral itu telah mengejutkan pasar dengan memangkas suku bunga pinjaman jangka pendek dan jangka panjang utama pada Juli 2024.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia