Vladimir Putin Siap Tatap Muka dengan Donald Trump
"Saya yakin Rusia saat ini sebagian besar berada dalam kondisi yang kami tuju. Rusia telah tumbuh lebih kuat, telah menjadi negara yang benar-benar berdaulat, dan kami akan membuat keputusan tanpa memperhatikan pendapat orang lain, kami hanya akan dipandu oleh kepentingan nasional kami," sambungnya.
Putin menanggapi pertanyaan tentang Presiden AS Joe Biden yang memberikan grasi pengampunan putranya, Hunter Biden. Putra presiden AS itu terlilit kasus penggelapan pajak dan pelanggaran terkait senjata api awal bulan ini. Terhadap hal ini, Putin mengatakan dirinya tidak menyalahkan Joe Biden atas keputusannya.
"Dia seorang politisi. Dan yang terpenting adalah apa yang lebih penting dalam diri Anda; politisi atau pribadi. Ternyata Biden lebih merupakan pribadi. Saya tidak akan menyalahkannya untuk ini," ucap Putin.
Vladimir Putin membandingkan keputusan Biden untuk mengampuni putranya dengan kasus pemimpin Soviet Joseph Stalin. Saat itu, Stalin menolak untuk menukar putranya Yakov Dzhugashvili yang ditangkap oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia ke-2.
"Bukanlah sebuah legenda ketika Stalin menolak tawaran untuk menukar putranya, Yakov, yang saat itu ditawan ... Dia berkata, 'Saya tidak menukar seorang prajurit dengan seorang panglima lapangan.' Itu adalah keputusan manusia," kata Putin.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






