China Bisa Jadi Satu-satunya yang Diuntungkan dalam Perang Dagang
Sejak memenangkan pemilihan umum (pemilu) AS, Trump kerap mengolok-olok Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dengan sindiran bahwa negara di bagian utara itu adalah negara ke-51. Ia pun secara keliru mengklaim bahwa AS mensubsidi Kanada sebesar US$ 100 miliar per tahun.
Biro Sensus AS menunjukkan, defisit perdagangan barang dan jasa AS adalah sekitar US$ 41 miliar pada tahun lalu, yang sebagian besar disebabkan oleh pembelian energi Kanada oleh Amerika.
Sedangkan kilang-kilang minyak di Midwest AS merupakan pelanggan besar bagi perusahaan-perusahaan minyak Kanada. Pasalnya, para produsen bahan bakar di wilayah ini bergantung pada Kanada untuk 46% minyak mentah yang mereka olah menjadi bensin dan solar.
“Trump tidak akan mengenakan tarif pada minyak itu, apa pun yang terjadi,” tutur Ford.
Namun, situasi tersebut membuat Kanada dilema tentang bagaimana merespons jika Pemerintah AS mengenakan tarif pada mobil, suku cadang kedirgantaraan, atau barang-barang penting lainnya buatan Kanada.
Mengutip laporan Bloomberg minggu lalu, Pemerintah Kanada sedang mempertimbangkan kebijakan pajak ekspor atau kontrol terhadap komoditas-komoditas utama yang dibutuhkan oleh AS, termasuk uranium, jika mereka perlu memberikan tekanan pada pemerintahan Trump.
“Itu akan menjadi pilihan terakhir,” ungkap para pejabat.
Ford pun menegaskan kembali bahwa Kanada dapat menggunakan ekspor energi sebagai titik pengaruh dalam negosiasi.
“Saya akan menggunakan semua instrumen yang ada di kotak peralatan saya untuk melindungi lapangan pekerjaan di Ontario dan Kanada. Tetapi seharusnya tidak sampai ke titik itu,” ujarnya.
Di sisi lain, Perdana Menteri Provinsi Newfoundland dan Labrador, Andrew Furey menyampaikan bahwa Kanada harus sangat bijaksana dan strategis dalam berurusan dengan Gedung Putih, terkait isu perdagangan, serta harus mempertimbangkan perbedaan-perbedaan di dalam negeri saat memutuskan bagaimana menanggapinya. Semisal tentang, industri makanan laut dan minyak, juga gas yang sangat penting bagi perekonomian provinsinya.
“Saya berpendapat bahwa ekspor energi kami adalah ratu dalam permainan catur ini. Menempatkan energi di atas meja perundingan dengan segera, dalam apa yang akan menjadi negosiasi, bukanlah kepentingan terbaik Kanada,” kata Furey.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






