Trump: UE Harus Beli Minyak dan Gas AS Jika Tak Mau Dikenakan Tarif
PALM BEACH, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Uni Eropa (UE) harus membeli minyak dan gas AS, jika tidak mau dikenakan tarif impor. Menurut Trump, negara-negara anggota UE harus menambah pembelian minyak dan gas dari AS, katanya lewat jejaring sosial Truth Social miliknya pada Kamis (19/12/2024).
"Saya mengatakan kepada Uni Eropa mereka harus menutup defisit besar dengan AS dengan membeli minyak dan gas kami dalam jumlah besar. Jika tidak, tarif akan dikenakan pada seluruh barang mereka," tulis Donald Trump, seperti dikutip Jumat (20/12/2024).
Adapun AS merupakan produsen minyak mentah terbesar di dunia dan pengekspor gas alam cair (LNG) terbesar. Negara ekonomi terbesar dunia itu terus berupaya meningkatkan pangsa pasarnya di UE.
Sementara itu, negara-negara anggota UE telah membahas wacana menambah pembelian bahan bakar dari AS. Sebagian besar bertujuan untuk menghindari tarif perdagangan yang diancamkan.
Pejabat UE dan negara-negara anggotanya telah mulai bersiap menghadapi potensi kebijakan dagang agresif dari pemerintahan Donald Trump yang baru. Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock menegaskan pentingnya sikap bersatu UE.
“Kami telah mempersiapkan kemungkinan bahwa kebijakan AS akan berbeda di bawah pemerintahan baru,” ujar Baerbock setelah konferensi G-7 di Italia pada akhir November 2024.
Ia menambahkan, jika Donald Trump kembali menerapkan kebijakan "America First" dalam perdagangan atau iklim, UE akan merespons dengan "Eropa Bersatu".
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga mengemukakan potensi menggantikan impor LNG dari Rusia dengan LNG dari AS untuk mengurangi ketergantungan pada energi Rusia. Saat ini, AS menjadi pemasok LNG terbesar di Eropa, tetapi impor energi dari Rusia masih signifikan.
Ancaman Donald Trump ke Uni Eropa bukanlah hal baru. Pada 2018, ia menyebut UE sebagai musuh utama AS dan mengkritik blok tersebut karena memanfaatkan AS dalam perdagangan sambil bergantung pada dukungan pemerintah AS dalam bidang pertahanan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






