Jumat, 15 Mei 2026

Trump: UE Harus Beli Minyak dan Gas AS Jika Tak Mau Dikenakan Tarif

Penulis : Surya Lesmana
20 Des 2024 | 23:29 WIB
BAGIKAN
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: AP)
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: AP)

PALM BEACH, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Uni Eropa (UE) harus membeli minyak dan gas AS, jika tidak mau dikenakan tarif impor. Menurut Trump, negara-negara anggota UE harus menambah pembelian minyak dan gas dari AS, katanya lewat jejaring sosial Truth Social miliknya pada Kamis (19/12/2024).

"Saya mengatakan kepada Uni Eropa mereka harus menutup defisit besar dengan AS dengan membeli minyak dan gas kami dalam jumlah besar. Jika tidak, tarif akan dikenakan pada seluruh barang mereka," tulis Donald Trump, seperti dikutip Jumat (20/12/2024).

Adapun AS merupakan produsen minyak mentah terbesar di dunia dan pengekspor gas alam cair (LNG) terbesar. Negara ekonomi terbesar dunia itu terus berupaya meningkatkan pangsa pasarnya di UE.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, negara-negara anggota UE telah membahas wacana menambah pembelian bahan bakar dari AS. Sebagian besar bertujuan untuk menghindari tarif perdagangan yang diancamkan.

Pejabat UE dan negara-negara anggotanya telah mulai bersiap menghadapi potensi kebijakan dagang agresif dari pemerintahan Donald Trump yang baru. Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock menegaskan pentingnya sikap bersatu UE.

“Kami telah mempersiapkan kemungkinan bahwa kebijakan AS akan berbeda di bawah pemerintahan baru,” ujar Baerbock setelah konferensi G-7 di Italia pada akhir November 2024.

Ia menambahkan, jika Donald Trump kembali menerapkan kebijakan "America First" dalam perdagangan atau iklim, UE akan merespons dengan "Eropa Bersatu".

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga mengemukakan potensi menggantikan impor LNG dari Rusia dengan LNG dari AS untuk mengurangi ketergantungan pada energi Rusia. Saat ini, AS menjadi pemasok LNG terbesar di Eropa, tetapi impor energi dari Rusia masih signifikan.

Ancaman Donald Trump ke Uni Eropa bukanlah hal baru. Pada 2018, ia menyebut UE sebagai musuh utama AS dan mengkritik blok tersebut karena memanfaatkan AS dalam perdagangan sambil bergantung pada dukungan pemerintah AS dalam bidang pertahanan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia